Simulasi Sistem Perekam Deteksi Pelanggar Tanpa Helm.(Foto: Ist)
Simulasi Sistem Perekam Deteksi Pelanggar Tanpa Helm.(Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Tim AFA Tech Program Studi Teknik Komputer mengembangkan Sistem Perekam Deteksi Pelanggar Tanpa Helm dengan Metode Convolutional Neural Network (CNN) Berbasis Internet of Things (IoT), Senin (2/8).

Ketua Tim AFA Tech, Fitri Wulandari, mengatakan sistem yang mereka kembangkan dapat mendeteksi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm. Aplikasi yang ditujukan untuk kepolisian ini juga menggabungkan berbagai bidang ilmu dalam pengembangannya.

“Sistem yang kami buat dapat mendeteksi pengendara sepeda motor yang menggunakan helm dan tidak menggunakan helm,” katanya.

Tak hanya itu, sistem yang dikembangkan oleh AFA Tech ini juga terintegrasi dengan Telegram. Dengan menggunakan tiga bidang yaitu Computer Vision sebagai pembacaan objek dengan memanfaatkan kamera, Deep Learning sebagai pembelajaran untuk mendeteksi objek menggunakan metode CNN, dan Internet of Things (IoT), sebagai pengolahan objek menggunakan Controller Raspberry Pi.

“Apabila terdeteksi tidak menggunakan helm, maka Raspberry Pi akan mengirimkan notifikasi ke telegram berupa pesan,” jelasnya.

Mahasiswa angkatan 2018 ini berharap sistem ini bisa dikembangkan lebih baik lagi dan dapat lolos dalam seleksi Gemastik XIV.

“Harapannya semoga sistem ini bisa dikembangkan lebih baik lagi dengan mengkombinasikan berbagai metode dan fitur yang berkaitan dengan ketiga bidang ilmu tersebut,” ucapnya. (*)

*Reporter: Trisakti Akbar/Editor: Agatoni Buttang