Rektor UNM, saat memberikan sambutan. (Foto: Int)
Rektor UNM, saat memberikan sambutan. (Foto: Int)

PROFESI-UNM.COM – Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Dies Natalis yang ke-60 tahun. Acara berlangsung secara blended di Gedung Teater Menara Pinisi dan live streaming di Youtube UNM, Senin (2/8).

UNM tercatat dalam periode Januari 2020 hingga Juni 2021 sebanyak 1180 judul penelitian yang dihasilkan oleh dosen dari berbagai skema pendanaan penelitian diantaranya, 1046 judul untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), 7 Judul Penelitian Mandiri, 63 Judul Penelitian Desentralisasi Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), dan 64 Judul Penelitian Kompetitif DRPM.

Lanjut, pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dalam periode Januari 2020 hingga Juni 2021, sebanyak 956 Judul Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dihasilkan dengan rincian, 866 judul untuk skema PNBP, 58 Judul untuk Pengabdian Mandiri dan kerjasama, serta 32 Judul Pengabdian Kompetitif DRPM.

Sementara itu luaran penelitian dan pengabdian masyarakat yang dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi dan terindeks Scopus dalam 5 tahun terakhir mengalami peningkatan yang signifikan.

Pada tahun 2021 dari bulan Januari hingga Juni Artikel yang berhasil terbit dalam jurnal internasional terindeks scopus berjumlah 904 artikel, data ini meningkat sebanyak 54 artikel dari tahun sebelumnya.

Salah satu kebijakan penting yang ditetapkan adalah pemberian insentif bagi dosen yang berhasil menerbitkan artikel pada jurnal internasional bereputasi (Q1, Q2, dan (3), dan jurnal nasional terakreditasi yang ditetapkan melalui SK Rektor UNM No. 4516/UN.36/KP/2018.

Rektor UNM, Husain Syam, mengatakan strategi lain tentang alokasi dana dan pendampingan dalam berkolabkrasi perguruan yang mengarahkan tenaga pendidik untuk melakukan investigasi merajuk pada konsep ilmiah.

“Kebijakan lain adalah alokasi dana khusus PNBP dan pendampingan dalam penelitian kolaborasi percepatan guru besar yang mendorong dosen untuk melakukan penelitian menuju publikasi ilmiah dalam rangka pemenuhan syarat menjadi guru besar,” katanya.

Pada pertengahan tahun ini, peneliti UNM berhasil meloloskan 3 judul melalui program teknologi yang di diseminasikan ke masyarakat oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan. Selain itu, Dosen UNM telah berhasil meraih bantuan pendanaan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbudristek melalui program Program Matching Fund Tahun 2021 Penelitian KEDAIREKA dengan total bantuan sebesar Rp 780.000.000.

Rektor UNM, Husain Syam, juga menuturkan apresiasi terhadap apa yang telah diraih dalam publikasi ilmiah.

“Patut disyukuri apa yang telah kita capai dengan sangat baik dalam publikasi ilmiah. Raihan ini adalah buah kebersamaan kita, kerja keras, dan kekompakan kita bersama,” katanya. (*)

*Reporter: Nur Arrum Suci Katili/ Editor: Sumaya Nursyahidah