Dr. Ir. Amiruddin, ST., MT., IPM saat memberikan sambutan. (Foto: Nur Arrum Suci Katili-Profesi).

PROFESI-UNM.COM – Ikatan Keluarga Mahasiswa Bidikmisi (IKBIM) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-VII dengan Tema “Membangun Integritas dan Solidaritas dalam mewujudkan Generasi yang cerdas dan Berintelektual” di Kolam Renang Bantimurung, Kabupaten Maros, Sabtu (29/7).

Kegiatan Mubes ini adalah kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh IKBIM UNM, dengan tujuan mempertanggung jawabkan kepengurusan.

Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan UNM, Amiruddin dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan Mubes yang tepat waktu melambangkan organisasi yang sehat dan harus dilakukan untuk regenerasi kepemimpinan dan dilaksanakan memenuhi protokol kesehatan.

“Pelaksanaan Mubes sesuai dengan jadwalnya itu menandakan adanya organisasi yang sehat dan itu harus dilakukan sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan. Regenerasi sangat penting bagi kepemimpinan organisasi. Kalau mau jadi pemimpin kedepan, berkontribusilah di sebuah organisasi. Karena sesungguhnya organisasi dapat mengantarkan kalian untuk sukses,” katanya.

Lanjut, alumni Fakultas Teknik UNM ini menambahkan bahwa tugas besar kita yaitu mengawal teman-teman anggota IKBIM agar dapat lukus tepat waktu selama empat tahun namun tidak lupa membesarkan nama IKBIM.

“Kami melihat masih banyak tantangan kita yaitu IKBIM, bahwasannya banyak anggota kita gagal selesai selama empat tahun. Inilah tugas besar kita bagaimana mengawal teman-teman agar bisa selesai empat tahun namun tetap harus membesarkan nama IKBIM,” tambahnya.

Terakhir, Amiruddin harap kegiatan ini dapat menjadi penggerak dalam kemahasiswaan dan bertambah solidaritas.

“Saya berharap anak-anak lebih solid dan beretika, bermotivasi dalam menjalankan organisasi dan merangkul semua teman-teman dalam kegitan IKBIM, serta dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa UNM. Ikbim dapat menjadi lokomotif atau obor dalam kegiatan-kegiatan kemahasiswaan,” harapnya. (*)

*Reporter: Nur Arrum Suci Katili/ Editor: Sumaya Nursyahidah