PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar seruan aksi, Selasa (29/6). Wujudkan FIS layak dan transparan menjadi grand isu pada aksi kali ini.

BEM FIS UNM mempertanyakan penyaluran dana Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama pembelajaran daring mengingat fasilitas kampus yang tidak terjamah selama 3 semester.

“Bayar UKT tapi tidak ada output yang diterima, seharusnya universitas memberikan kita fasilitas untuk belajar,” ungkap Presiden BEM FIS UNM, Fahmi Amiruddin.

Selain transparansi unit cost, BEM FIS UNM juga menyinggung soal kurangnya sarana dan prasarana utamanya ruang kelas di fakultas. Ditambah lagi, hadirnya prodi baru yaitu Ilmu Hukum juga menambah keresahan mahasiswa FIS akan ketersediaan ruang untuk menimbah ilmu di fakultas tersebut.

“FIS buka prodi baru, gedungnya hanya dua dan mahasiswanya kisaran 300 tiap prodi,” tambah Presbem FIS UNM.

Adapun isu turunan dari aksi tersebut yaitu:

-Transparansi unit cost FIS selama daring

-Penambahan ruangan perkuliahan. (*)

*Reporter: Annisa Puteri Iriani