ilustrasi panjat tebing, (Foto: Int).

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Olahraga Pencinta Alam (Mahorpala) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM) akan menghelat sebuah kompetisi panjat tebing. Kegiatan tersebut bertajuk Mahorpala Climbing Competition (MCC3) akan dilaksanakan pada 14 Juni Mendatang.

Ketua Umum Mahorpala, Zulkifli Lukman menjelaskan tema yang diangkat dalam kegiatan ini yaitu ‘Silaturahmi di tebing alam’. Tujuan digagasnya tema tersebut yaitu sebagai wadah untuk meningkatkan silaturahmi MAPALA dan para climbers se indonesia.

“Selama kegiatan tersebut berlangsung akan terjadi proses silaturahmi karena dapat mempersatukan sesama pecinta alam, masyarakat kampus dan sekolah dalam menyalurkan minat dan bakatnya dalam olahraga panjat tebing.” katanya.

Zulkifli bercerita, memanjat tebing juga dapat menanamkan sikap sportivitas dan profesionalisme dalam berkegiatan di alam bebas. Selain itu, penyelenggaraan kegiatan panjat tebing dapat menjadi wadah evaluasi menuju World Cup 2021.

“Ratusan peserta yang mengikuti perlombaan tersebut dapat menjadi tolok ukur untuk diri mereka sendiri sekaligus evaluasi untuk persiapan World Cup 2021 di Jakarta mendatang. Tentunya kegiatan ini dapat meningkatkan apresiasi dan prestasi generasi muda dibidang olahraga khususnya olahraga panjat tebing,” ceritanya.

Berbeda dri event MCC sebelumnya yang hanya menggunakan media wall climbing, mahorpala kini membuat event mcc yang menarik dengan menggunakan media tebing alam. Kegiatan ini berlangsung selama sepekan dan Berlokasi di desa Tanete, Kec. Simbang, Kab. Maros, sulawesi selatan bertempat di tebing mandala.

  Menargetkan 350 peserta se indonesia dan menambah kategori perlombaan yang sebelumnya hanya 1 kategori perlombaan, kini membuka wadah bagi para climbers se indonesia untuk menguji kemampuannya di 4 kategori pelombaan yaitu :
  • Free climbing multy pitch 1 tim 2 orang (non atlet) se indonesia.
  • Free climbing umum putra dan putri se indonesia.
  • Free climbing Rock master 45 tahun keatas se indonesia.
  • Free climbing kelompok umur 9-12 tahun se indonesia. Lebih meriah dari sebelumnya, MCC 3 kali ini membuat kejutan untuk para climbers karena ada 50 juta total hadiah bagi para pemenang. (*)

*Reporter: Kristiani Tandi Rani