Mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga gelar aksi lanjutan di depan gedung Menara Pinisi UNM, (Foto: Aga-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga (HMJ PKO) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menggelar aksi lanjutan dengan grand isu “Kartu Kuning Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNM yang Otoriter”. Aksi tersebut digelar di depan Menara Pinisi UNM, Selasa (8/6).

Realita yang terjadi di Fakultas Ilmu Keolahragaan membuat mahasiwa menganggap Dekan FIK fasis dan otoriter dalam menjalankan tugasnya.

Isu yang diangkat dalam aksi kali ini sebagai kartu kuning sebagai tanda hati-hati bagi Dekan FIK UNM yang tidak menjalankan tugasnya dengan sebagai pimpinan.

“Kita ketahui bahwa kini pimpinan tertinggi yaitu Dekan FIK UNM tidak lagi menjalankan tugasnya sebagai pimpinan dengan baik,” ujar Kabid 3 Bidang Advokasi dan Humas Kepelatihan Olahraga, Rian Rival Akbar.

Hal ini dibuktikan dengan belum adanya itikad baik dari pimpinan fakultas keolahragaan untuk menanggapi aksi dari mahasiwa Fik sebelumnya.

Rendi Khaul Akbar juga menyebutkan, sampai saat ini belum adanya sekretariat yang dapat digunakan oleh para pengurus lembaga di Fakultas Ilmu Keolahragaan, dimana hal tersebut sudah sepatutnya disediakan sebagai hak untuk para pengurus lembaga.

“Belum ada sekretariat yang digunakan untuk keempat himpunan yang ada di Fakultas Ilmu Keolahragaan,” ungkapnya.

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga tersebut berharap agar mendapatkan respon yang baik dari pimpinan universitas untuk memberikan intruksi kepada Dekan FIK agar mendengar dan minindaklanjuti isu yang diangkat oleh HMJ PKO.

“Kami meminta pimpinan universitas untuk menegur pimpinan Fakultas Ilmu Keolahragaan terutama dekan untuk menindaklanjuti isu-isu yang menjadi tuntutan kami hari ini,” harpanya. (*)

*Reporter: Mustika Fitri