PROFESI-UNM.COM – Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menggelar lomba Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI). Lomba debat ini menyasar mahasiswa program sarjana atau diploma Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti).

Mahasiswa yang mengikuti lomba ini akan mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan sekaligus meningkatkan kemampuan akademis sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yang terdapat pada Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Disamping itu, KDMI merupakan upaya membangun 6 C yaitu collaboration (kerjasama), creativity (kreatifitas), critical thinking (berpikir kritis), communication (berkomunikasi), citizenship (kewarganeraan), dan character (karakter).

Perguruan Tinggi melaksanakan seleksi untuk menentukan satu tim terbaik yang terdiri dari dua mahasiswa sebagai pendebat dan satu mahasiswa atau dosen sebagai N1 juri yang selanjutnya berhak untuk mengikuti seleksi tingkat wilayah.

Terdapat 16 wilayah yang masing-masing memiliki kuota tim per wilayah. Untuk wilayah IX yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara mendapat 8 kuota.(*)

*Reporter: Annisa Puteri Iriani