Potret tata letak meja dan kursi di resoran jenis Table D'hote Restourant - Foto: Int.

PROFESI-UNM.COM – Restoran merupakan tempat yang menyediakan layanan makanan dan minuman. Perkembangan industri pariwisata saat ini mengalami kemajuan yang cukup signifikan menjadi tantangan bagi pengusaha restoran dalam upaya menghasilkan produk yang ditawarkan.

Menurut Atmojo (2005) restoran adalah suatu tempat atau bangunan yang diorganisir secara komersial, yang menyelenggarakan pelayanan dengan baik kepada semua konsumen baik berupa makanan maupun minuman.

Restoran adalah suatu usaha komersil yang menyediakan pelayanan makanan dan minuman bagi umum dan dikelola secara provesional (Soekresno, 2000). Sedangkan menurut Permen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif No 11 Tahun 2014, restoran adalah usaha penyediaan jasa makanan dan minuman dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan untuk proses pembuatan, penyimpanan dan penyajian di suatu tempat tetap yang tidak berpindah-pindah dengan tujuan memperoleh keuntungan dan/atau laba.

Adapun tujuan operasional hotel, diantaranya, sebagai berikut:
Tujuan operasional restoran adalah untuk mencari keuntungan dan membuat puas para konsumennya. Berdasarkan aspek dasar keberadaan, restoran memiliki empat tujuan yaitu:

  1. Perdagangan. Restoran berfungsi sebagai jasa penjualan dan pelayanan kepada pelanggan
    dari jenis produknya.
  2. Keuangan. Restoran menjaga kelancaran dari berlangsungnya kegiatan merupakan
    perputaran dari biaya penanaman modal.
  3. Kedudukan. Pengoperasian restoran yang utama adalah menyajikan berbagai jenis
    makanan dan penampilan suasana ruang restoran.
  4. Kepraktisan. Restoran dalam penyusunannya menarik perhatian, penyajian dan pelayanan
    dari jenis usaha tersebut diharapkan dapat memberikan kepuasan.

Di samping itu, perlu kita ketahui bahwa restoran juga ada beragam jenisnya. Menurut Masum (1994) restoran dibagi dalam sembilan tipe/jenis yaitu:

  1. Table D’hote restourant: sebuah restoran yang khusus menjual makanan menu table d’hote, dimana restoran ini menyediakan menu makanan yang lengkap mulai dari hidangan pembuka sampai dengan hidangan penutup, menu setiap hidangan telah ditentukan harganya masing-masing dengan harga yang bervariasi dari tiap menu yang disajikan.
  2. Coffee Shop atau Brasserie adalah suatu restoran yang biasanya ada pada sebuah hotel, dimana menyediakan berbagai macam menu bagi setiap tamu yang ada, baik menu makan pagi, makan siang dan makan malam. Hal ini dimaksudkan agar tamu hotel tidak perlu pergi ke luar hotel untuk mencari makan, dimana di dalam hotel telah tersedia tempat
    makan yang biasanya penyajiannya dalam bentuk prasmanan secara cepat dan tentunya dengan harga yang relatif murah.
  3. Cafetaria atau Café adalah suatu restoran kecil yang mengutamakan penjualan cake (kue-kue), sandwich (roti isi), kopi dan teh. Cafe ini biasanya di desain secara apik, agar bisa dijadikan tempat yang nyaman untuk ngobrol, nogkrong bahkan dijadikan tempat untuk membicarakan bisnis. Selain itu, ada tambahan hiburan menarik seperti musik yang
    disediakan cafe tersebut agar menambah daya tarik bagi para pengunjung.
  4. Canteen atau Kantin adalah suatu restoran yang biasanya terdapat pada sebuah gedung kantor, pabrik atau sekolah. Layaknya seperti restoran lainnya, kantin juga menyajikan menu yang cukup lengkap dan tentunya dengan harga yang cukup murah dibandingkan dengan restoran besar lainnya.
  5. Dining Room, adalah suatu restoran yang biasanya terdapat pada sebuah hotel kecil (motel), merupakan tempat yang tidak lebih ekonomis dari pada tempat makan biasa lainnya. Kelebihan lain dari Dining Room ini yaitu tempat makan tidak hanya disediakan bagi para tamu yang sedang menginap di motel tersebut saja, tetapi juga terbuka bagi para tamu dari luar yang ingin menikmati menu makanan yang ada di motel tersebut.
  6. Inn Tavern adalah suatu restoran yang tidak berada dalam suatu kawasan tertentu, melainkan dikelola oleh perorangan sebagai suatu usaha. Tentu harga makanan disini lebih relatif murah dibandingkan dengan restoran lainnya.
  7. Pizzaria adalah suatu restoran yang didirikan khusus untuk menjual Pizza. Restoran ini sangat tepat bagi para pecinta makanan khas italia seperti Pizza, Spagheti, dan makanan khas italia lainnya.
  8. Speciality Restaurant adalah suatu restoran yang khusus menyediakan makanan khas dari suatu negara, suasana dan dekorasinya juga disesuaikan dengan ciri dari suatu negara tersebut. Selain itu, pelayanan yang disediakan berdasarkan tata cara negara tempat asal makanan spesial tersebut. Contohnya restoran cina, dimana di restoran ini hanya
    menyediakan berbagai macam makanan khas dari negara China saja, suasana restoran dan para pelayannya juga disesuaikan dengan negara Cina. Selain restoran cina masih banyak lagi restoran dari negara lainnya seperti Jepang, India, Italia dan sebagainya.
  9. Familly Type Restaurant adalah suatu restoran sederhana yang dikhususkan bagi tamu rombongan suatu keluarga, restoran ini juga menghidangkan makanan dan minuman dengan harga yang tidak mahal. Selain itu, restoran tipe ini sangat cocok untuk acara
    kumpul dan bercengkrama bersama keluarga besar.
    Adapun sistem pelayanan di restoran secara umum dibagi menjadi lima jenis yaitu:
    a. Table Service: suatu sistem pelayanan restoran di mana para tamu duduk di kursi menghadap meja makan, dan kemudian makanan maupun minuman diantarkan, disajikan kepada para tamu tadi. Dalam hal ini yang menyajikan makanan dan minuman bisa Waiter maupun Waitress. Sistem pelayanan restoran menggunakan table service
    yang terkenal diantaranya adalah: American Service (Sistem Pelayanan Ala Amerika), English Service (Pelayanan Ala Inggris), Service Ala Ritz, French Service (Pelayanan Ala Perancis), Russian Service.
    b. Counter Service: suatu sistem pelayanan restoran di mana para tamu yang datang terus duduk di counter. Apabila makanan dan minuman yang dipesannya sudah siap maka akan disajikan kepada tamu tadi di atas counter. Petugas yang menyajikan makanan dan minuman bisa Waiter, Waitress, atau langsung oleh juru masaknya. Pelayanan model ini lebih praktis, hemat tenaga dan waktu.
    c. Self Service: suatu sistem pelayanan restoran di mana semua makanan secara lengkap (dari hidangan pembuka, soup, hidangan utama, hidangan penutup, dan sebagainya) telah ditata dan diatur dengan rapi di atas meja hidang atau meja prasmanan. Para tamu secara bebas mengambil sendiri hidangannya sesuai dengan selera maupun
    kesukaannya. Sedangkan untuk minuman panas, seperti teh atau kopi, pada umumnya disajikan kepada tamu oleh petugas.
    d. Buffet Service: tamu mengambil makanan dari meja buffet. Buffet dan penataan makanan di meja dapat bervariasi dari yang sangat sederhana, seperti sup dan salad, hingga buffet yang variatif, seperti yang sering dilihat pada restoran-restoran mewah. Banyak restoran komersial yang membangun reputasinya pada variasi dan beranekaragamnya meja buffet yang mereka tawarkan.
    e. Carry Out Service: sistem pelayanan restoran di mana tamu datang untuk membeli makanan yang telah siap atau disiapkan terlebih dahulu, dibungkus dalam box (kotak) untuk dibawa pergi. Jadi makanan tidak dinikmati di tempat itu; mungkin dibawa pulang untuk dinikmati bersama keluarga, dibawa piknik, ke kantor, ke pabrik, ke kampus, dan sebagainya.

Tulisan ini dikutip Modul Gabung Tahapan Pelayanan di Restoran yang ditulis oleh Diane Tangian dalam bahan ajar Mata Kuliah Tata Hidangan I Program Studi D3 Pariwisata, Politeknik Negeri Manado. (*)

*Reporter: Nur Azisa