Rektor UNM, Husain Syam saat memberi sambutan pada acara Pembekalan dan Pelepasan mahasiswa KKN di Ballroom Menara Pinisi, Selasa (26/3) - (Foto: Wahyudin - Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Berdasarkan surat edaran nomor 1821/UN36/KM/2021 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Universitas Negeri Makassar (UNM) bahwa program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan dan KKN Bersama resmi dibuka yang akan diadakan pada bulan Juli hingga Agustus 2021 mendatang.

Adapun persyaratan yang mesti kamu penuhi untuk melakukan registrasi program, sebagai berikut:

  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Sehat secara fisik dan mental yang ditunjukkan melalui keterangan sehat oleh dokter.
  3. Berkelakuan baik dan tidak pemah terlibat dalam kegiatan penyalahgunaan obat, narkotika dan kegiatan asusila.
  4. Telah mengambil atau menempuh mata kuliah mata kuliah minimal jumlah 110 SKS.
  5. Memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3.00 pada saat mengajukan permohonan* sebagai peserta KKN Kebangsaan, yang ditunjukkan dengan transkrip mata kuliah yang telah lulus.
  6. Pemah dan atau sedang aktif pada salah satu organisasi kemahasiswaan di kampus, atau memiliki keterampilam/keahlian khusus dalam pemberdayaan dan peningkatan motivasi masyarakat, yang ditunjukkan melalui surat keterangan organisasi kemahasiswaan, atau surat keterangan Wakil/Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan.
  7. Menyerahkan Fotocopy sertifikat/surat keterangan ikut organisasi dalam atau di luar Universitas Negeri Makassar dan menunjukkan dokumen aslinya.
  8. Menandatangani surat perjanjian untuk bersedia ditempatkan di lokasi KKN Kebangsaan, KKN Bersama Tahun 2021 yang ditentukan oleh panitia.
  9. Kuota Peserta KKN Kebangsaaan 5 mahasiswa, KKN Bersama 5 mahasiswa.
  10. Calon/Terdaftar sebagai mahasiswa calon peserta KKN Periode Tahun 2021 di Laman http: KKN. unm.ac id
  11. Mahasiswa mampu membiayai transportasi ke lokasi KKN Kebangsaan dan KKN Bersama.

Pelaksanaan program masing-masing akan mengutus delegasi dari tiap universitas berjumlah sepuluh orang, yakni lima orang KKN Kebangsaan dan lima orang KKN Bersama yang akan dipusatkan dipusatkan di Provinsi Jambi.(*)

*Reporter: Nur Azisa