Mahasiswa yang ditangkap saat Aksi Hardiknas 2021 bersama Kabag Kemahasiswaan UNM, Minggu (2/5). Foto-Fikri Rahmat Utama.

PROFESI-UNM.COM – Sebanyak tujuh orang massa aksi yang terlibat demonstrasi dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 ditangkap polisi. Penangkapan tersebut merupakan buntut dari penolakan mahasiswa untuk membubarkan diri, Minggu (2/5).

Ketujuh orang tersebut berasal dari berbagai fakultas di Univesitas Negeri Makassar (UNM) yaitu FIP, FIS, FEB, dan FMIPA. Mereka diamankan oleh tim tindak Polrestabes Makassar.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (WD III) UNM, Sukardi Weda sempat menjalin komunikasi agar ketujuh massa aksi dibebaskan.

“Mereka ini sempat ingin dibawa ke kantor polisi, namun setelah bernegosiasi akhirnya dibebaskan,” katanya.

Sekitar satu jam ditahan, massa aksi dibebaskan setelah didata pihak kepolisian. Pihak kampus dalam hal ini WR III menjamin agar mahasiswa tersebut langsung di pulangkan dari kampus.

Adapun tuntutan yang dibawa oleh massa aksi antara lain Cabut UUPT No.12 tahun 2012, Tolak Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MB-KM), pengusutan pelanggaran HAM dalam dunia pendidikan, Penolakan adanya sektor pendidikan dalam perjanjian GATS, wujudkan kesejahteraan untuk tenaga pendidikan, dan sejumlah tuntutan lainnya. (*)

*Reporter: Annisa Puteri Iriani