Sampul buku Teori dan Teknik Pengambilan Keputusan Kualitatif dan Kuantitatif. Foto: Elfira-Profesi

PROFESI-UNM.COM– Keputusan adalah proses penelusuran masalah yang berawal dari latar belakang masalah, identifikasi masalah hingga kepada terbentuknya kesimpulan atau rekomendasi. Rekomendasi itulah yang selanjutnya dipakai dan digunakan sebagai pedoman basis dalam pengambilan keputusan.

Oleh karena itu, begitu besarnya pengaruh yang akan terjadi jika seandainya rekomendasi yang dihasilkan tersebut terdapat kekeliruan atau adanya kesalahan-kesalahan yang tersembunyi karena faktor ketidakhati-hatian dalam melakukan pengkajian masalah.

Guna memudahkan pengambilan keputusan maka perlu dibuat tahap-tahap yang bisa mendorong kepada terciptanya keputusan yang diinginkan. Adapun tahap-tahapnya yaitu:

  1. Mendefinisikan masalah tersebut secara jelas dan gamblang, atau mudah untuk dimengerti.
  2. Membuat daftar masalah yang akan dimunculkan, dan menyusunnya Secara prioritas dengan maksud agar adanya sistematika yang lebih terarah dan terkendali.
  3. Melakukan identifikasi dari setiap masalah tersebut dengan tujuan untuk lebih memberikan gambaran secara lebih tajam dan terarah secara lebih spesifik.
  4. Memetakan setiap masalah tersebut berdasarkan kelompoknya masing-masing yang kemudian selanjutnya dibarengi dengan menggunakan model atau alat uji yang akan dipakai.
  5. Memastikan kembali bahwa alat uji yang dipergunakan tersebut telah sesuai dengan prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah yang berlaku pada umumnya. Di sisi lain Simon (1960) mengatakan, pengambilan keputusan berlangsung melalui empat tahap, yaitu: Intelligence dan design.

Tulisan ini dikutip dari buku dengan judul “Teori dan Teknik Pengambilan Keputusan Kualitatif dan Kuantitatif” karya Irham Fahmi pada halaman 2. Buku ini diterbitkan pada tahun 2016 oleh PT. RajaGrafindo Persada. (*)

*Reporter: Elfira