Buku “Enterpreneurship, Strategi Menuju Sukses” oleh Husain Syam, diterbitkan oleh Badan Penerbit UNM pada tahun 2019. (Foto: Khusnul-Profesi).

PROFESI-UNM.COM – Entrepreneurship (kewirausahaan) menjadi kata yang sering kita dengar di tengah masyarakat. Entrepreneur (wirausaha) merupakan seseorang yang menjalankan konsep kewirausahaan.

Peran seorang wirausaha ini penting memberi konstribusi dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. Salah satu indikator kemajuan suatu negara yaitu rasio jumlah wirausaha berkisar 2% dari jumlah penduduk.

Kementerian koperasi dan UKM melansir data dari BPS dan menyimpulkan adanya penambahan jumlah wirausaha Pada tahun 2016, rasio wirausaha baru mencapai 1.6% namun diakhir 2017 telah mencapai rasion 3,1%. Berarti Indonesia telah melampaui standar rasio sebesar 2%.

Namun bila dibandingkan dengan negara tetangga, Indonesia masih jauh dari Vietnam 3,3%, Thailand 4,5%, Malaysia 5%, dan Singapura 7%

Peran seluruh eleman bangsa berperan aktif dalam menumbuh kembangkan semangat berwirausaha. Universitas diharapkan mampu mendorong menghasilkan alumni yang memiliki jiwa kewirausahaan yang dapat berperan aktif dalam memajukan perekonomian bangsa.

Sejalan dengan hal tersebut, Universitas Negeri Makassar dengan visinya mempersiapkan alumni berwawasan kependidikan dan kewirausahaan.

Oleh karena itu, sejak awal mahasiswa dibekali dengan mata kuliah Kewirausahaan. Diharapkan sejak di bangku kuliah telah menerapkan jiwa kewirausahaan dan kelak nantinya setelah selesai dapat mengaplikasıkan dari masyarakat.

Mindset yang berorientasi hanya ingin menjadi pengawai atau karyawan beranggapan bahwa hidupnya akan lebih stabil dengan penghasilan yang tetap sętiap bulannya.

Berbeda bila memilih menjadi seorang wirausaha dengan resiko penghasilan tidak tetap. Resiko tidak tetap, namun punya potensi untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar.

Tulisan ini dikutip dari buku dengan judul “Enterpreneurship, Strategi Menuju Sukses” oleh Husain Syam. Buku ini diterbitkan oleh Badan Penerbit UNM pada tahun 2019.

*Reporter: Khuznul Khotimah