Ketua Program studi baru PBSD, Hajrah. (Foto: ist)

PROFESI-UNM.COM – Ketua Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM), Hajrah, akan cetak mahasiswa PBSD jadi tenaga pendidik yang berkualitas. Ia terpilih di gedung jurusan, Minggu (4/4).

Kaprodi PBSD, Hajrah, mengatakan, tanggung jawab kaprodi sangatlah berat. Prodi PBSD merupakan prodi baru di Jurusan bahasa Indonesia, oleh karena itu Ia akan berusaha mengemban amanah dengan penuh komitmen.

“Segala permasalahan berpusat pada kaprodi. PBSD ini prodi baru, menjadi tantangan saya menerima amanah dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Lanjut, Ia mengungkapkan, bahasa daerah akan dipelajari pada semua tingkatan pendidikan khususnya di Sulawesi Selatan. Dibutuhkan kerjasama berbagai pihak terutama kaprodi sebelumnya.

“Salah satu target saya, bagaimana bahasa daerah tetap terus dipelajari. Terima kasih kerja keras kaprodi sebelumnya, beserta pihak lain sehingga bahasa daerah bisa kembali diajarkan,” ungkapnya.

Terakhir, Ia menuturkan, PBSD akan mencetak tenaga pendidik berkualitas. Oleh karena itu, akan diberikan pengetahuan dasar, sehingga dapat tercipta tenaga pendidik profesional dibidangnya. Dibutuhkan kemauan dari mahasiswa dan dosen untuk bekerja sama dalam mewujudkannya.

“Setelah saya amati PBSD membutuhkan banyak teori sebagai dasar pengetahuan, kedepannya saya akan berusaha menyeimbangkan agar dapat menciptakan guru yang baik dengan kerja sama. (*)

*Reporter: Nuraisna Ramadani