Aksi BEM FEB UNM, Kamis (1/4). (Fahmi Wardani-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (FEB UNM) menggelar aksi tunggal di Lapangan Fakultas Ekonomi, Kamis (1/4). Aksi didorong oleh krisis demokrasi dan tuntutan transparansi dana Lembaga Kemahasiswaan (LK) FEB UNM.

Ketidakterbukaan pihak kampus kepada mahasiswa sebagai institusi yang dibiayai negara perlu bersikap demokratis dan transparan dalam pengelolaan anggaran termasuk Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa.

Oleh karena itu, para fungsionaris di LK FEB UNM menuntut beberapa isu turunan terkait hal tersebut, meliputi:

  1. Transparansi Dana Lembaga Kemahasiswaan (LK)
  2. Transparansikan dan libatkan mahasiswa dalam penyusunan Rencana Kerja Anggaran Kementerian Lembaga (RKAKL)
  3. Berikan ruangan khusus Lembaga Kemahasiswaan
  4. Perjelas sekretariat baru
  5. Perjelas mekanisme pengembalian UKT

Dalam pernyataan sikap FEB UNM juga termaktub, beberapa LK tidak diberikan akses untuk menggunakan sekretariat baru. LK FEB UNM telah meminta beberapa kali persoalan anggaran melalui surat dan dialog akademik dengan pimpinan fakultas, namun belum ada titik kejelasan.

Aksi tersebut turut dihadiri oleh Dekan FEB UNM, Tamrin Thahir dan jajaran Wakil Dekan. Massa aksi antara lain Hima Manajemen, HMPS Pendidikan Ekonomi, Hima Aksi, Hima Apsi, Hima Dipa dan Hima Posep. (*)

*Reporter: Nur Azisa