Live streaming keputusan Bersama, Selasa(30/3) (foto: ist).

PROFESI-UNM.COM – Menteri pendidikan dan kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim menjadi salah satu pemateri dalam Live Streaming “Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Di Masa Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19)”, Selasa (30/3).

Indonesia merupakan salah satu diantara empat negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik yang belum melakukan pembelajaran tatap muka secara penuh. Sementara, 23 negara telah melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Nadiem Anwar Makarim menjelaskan, layanan pembelajaran tatap muka atau luring wajib dilaksanakan setelah para pendidik dan tenaga kependidikan disatuan pendidikan divaksin Covid-19 secara lengkap.

‘’Setelah pendidik dan tenaga kependidikan disatuan pendidikan divaksin Covid-19 secara lengkap, satuan pendidikan wajib menyediakan layanan pembelajaran tatap muka terbatas,’’ jelasnya.

Nadiem Anwar Makarim juga menegaskan, pembelajaran tatap muka terbatas harus sesuai protokol kesehatan. ‘’Pembelajaran tatap muka terbatas tetap mewajibkan seluruh warga satuan pendidikan untuk menjalankan protokol kesehatan yang ketat,’’ tegasnya.

Lanjut, Nadiem Anwar Makarim mengatakan, tidak diperbolehkan aktivitas di sekolah maupun di kampus selama masa transisi.

‘’Dua bulan pertama tidak ada aktivitas di kantin dan kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan lain selain pembelajaran tidak diperkenankan untuk masa transisi,” katanya. (*)

*Reporter: Irsan juliani