Bedah Buku Laut Bercerita Himanis FIS UNM. Foto-Sumaya Nursyahidah

PROFESI-UNM.COM– Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis (Himanis) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) Menggelar Bedah Buku yang berjudul ‘Laut Bercerita’ di Aula Gedung Flamboyan BE 105 FIS, Senin (29/3).

Laut Bercerita menceritakan seorang mahasiswa sastra inggris yang bernama Laut Biru Wibisono, hidup Laut tidak bisa dikatakan aman karena Ia merupakan mahasiwa pemberontak rezim di orde baru pada masanya, kisah dimulai dengan Laut menceritakan waktunya bertemu ajal, hari-hari disekap dalam penjara bawah tanah dengan pukulan dan akhirnya berakhir dengan kematian di lautan.

Ketua Maperwa FIS, M. Yunasri Ridhoh mengatakan pembahasan dari sampul novel ini memiliki kesan fantasi yang dapat dilihat dari sudut kanan yang menggambarkan laut yang kakinya dirantai kemudian ditenggelamkan kedalam laut dalam keadaan hidup dan dia meninggal dalam keadaan seperti itu.

“Menurut saya itu sudah menggambarkan isi dari novel sekalipun tidak menggambarkan secara keseluruhan tapi tokoh utama Laut kemudian dibunuh di laut juga dan di tenggelamkan disana itu sudah tergambar dari sampulnya”, katanya.

Lanjut, ketua Maperwa FIS angkatan 2015-2016 ini mengungkapkan beberapa pembaca hanya tertarik pada sampulnya, ada juga pembaca yang lebih suka mendengarkan tentang apa yang di bahas dari novel tersebut dari orang terdekatnya.

“Memang ada beberapa orang dari pembaca tertarik pada buku yang jatuh cinta pertamanya dari sampul, tetapi ada juga seseorang pembaca yang tertarik dengan sinopsisnya atau teman-teman yang menceritakan sebuah buku”, ungkapnya.

Terakhir, Ia menjelaskan jika orang yang membaca buku hanya dari sampulnya maka dia tidak akan tertarik dan tidak akan memahami apa isi dari buku tersebut.

“Bagi orang yang tertarik membaca buku dari sampul barangkali ketika melihat dari sampul dia tidak akan tertarik karena betul-betul nanti kita perhatikan dengan fokus baru kita menemukan apa yang sebenarnya di sampaikan oleh ilustrasi dari sebuah buku itu”, jelasnya. (*)

*Reporter: Sumaya Nursyahidah/ Editor: Annisa Puteri Iriani