Tenaga Ahli DPR RI, Jumardin Akas saat membawakan materi. (Foto: Fadhil -Profesi)
Tenaga Ahli DPR RI, Jumardin Akas saat membawakan materi. (Foto: Fadhil -Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Propoganda Media menjadi materi ke-4 dalam Diklat Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Menengah (DJMTM) 2021, Sabtu (27/3) di Hotel La Macca. Materi ini dibawakan oleh Tenaga Ahli DPR RI, Jumardin Akas.

Jumardin Akas menjelaskan propoganda memiliki dua sisi. Sisi negatif dan positif, tergantung tujuan awalnya. Mediapun memproduksi informasi yang dapat mempengaruhi orang banyak.

“Propoganda itu ajakan atau narasi yang bisa benar salah dengan tujuan menggerakkan orang lain,” jelasnya.

Dengan memanfaatkan fasilitas media sosial saat kini, propoganda terlihat lebih nyata. Propoganda media juga berubah seiring dengan kondisi zaman, saat dibutuhkan berjuang dia akan berjuang.

“Propoganda media jauh lebih nyata dengan memanfaat hastag,” ungkapnya.

Lanjut, melakukan propoganda media tidak terlepas dari framing. Fakta disajikan dari segi mana saja, setiap orang memiliki pandangan yang berbeda.

“Pilihan jurnalis menampilkan propoganda, berhubungan dengan fakta mana yang akan ditampilkan,” tambahnya.

DJMTM akan berlangsung selama 2 hari, Sabtu hingga Minggu (27-28/3). (*)

*Reporter: Annisa Asy Syam. A