Rektor UNM,Husain Syam resmi membuka Training of Trainer (ToT) bagi dosen Kewirausaahan lingkup Universitas Negeri Makassar. Foto: ist

PROFESI-UNM.COM Lembaga Inovasi dan Pengembangan Kewirausahaan (LIPK) Universitas Negeri Makassar (UNM bekerjasama dengan Badan Standarisasi Nasional (BSN) melaksanakan Training of Trainer (ToT) bagi dosen Kewirausaahan lingkup UNM. Selasa, (9/3)

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, dilaksanakan melalui bentuk blended yaitu metode daring untuk pemateri dan luring untuk peserta yang berjumlah 50 orang.

Narasumber yang pada kegiatan ToT ini antara lain Research Professor on Bioprocess Engineering and Biopolymer LIPI, Ketua BSN Periode 2012-2020 Bambang Prasetya dan Tim dari BSN.

Pembukaan dihadiri oleh para Wakil Rektor, para Dekan dan Direktur PPs, dan para Ketua Lembaga. Sekretaris LIPK, dan Kepala UPT Kewirausahaan

Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan kurikulum mata kuliah kewirausahaan dengan standarisasi barang dan jasa baik skala nasional maupun internasional.

Deputi Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, Zakiyah, menyambut baik kerjasama yang telah terjalin antara UNM dengan BSN sejak tahun 2019, dengan pelaksanaan kegiatan ToT ini.

Menurut, Zakiyah, peran UNM dapat menjadi universitas dengan program kewirausahaan dapat menjadi yang terbaik serta sebagai percontohan bagi universitas lain.

“UNM telah berkonstribusi terhadap program BSN dan meraih SNI awards kategori perak dua tahun berturut-turut” bebernya.

Rektor UNM, Husain Syam mengatakan kegiatan tersebut menargetkan mahasiswa dan lulusan yang memiliki kompetensi kewirausahaan sebesar 5-10 persen dan bertujuan untuk menjamin muatan materi yang sesuai dengan kebutuhan kompetensi kewirausahaan mahasiswa perlu bersinergi dengan berbagai pihak salah satunya adalah Badan Standarisasi Nasional (BSN).

“Kegiatan TOT ini diharapkan menjadi bekal bagi dosen kewirausahaan UNM untuk meningkatkan kompetensi dalam mengajar kewirausahaan sehingga dapat membantu dalam pendampingan mahasiswa menjadi entrepreneur,” harapnya.(*)

*Reporter: Fitria Indah Saraswati