Momen grandfinal ISC WDC 2021 Universitas Negeri Makassar (UNM) vs Universitas Indonesia (UI) yang digelar secara virtual melalui platform Zoom Cloud Meeting. Minggu, (7/3). Foto: Dok. Kombat UNM.

PROFESI-UNM.COM – Delegasi tim Komunitas Debat (Kombat) Universitas Negeri Makassar (UNM) berhasil meloloskan timnya hingga ke grandfinal menghadapi tim debater dari Universitas Indonesia (UI). Minggu, (7/3)

Lomba debat tersebut merupakan persembahan dari International Study Club (ISC), Weekdis Debate Competition (WDC) berskala nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Minggu, (7/3).

Adapun para peserta yang yang berhasil lolos dalam ajang debat tersebut, diantaranya Muhammad Nur Ikhsan Rasyid dari jurusan Pendidikan Fisika ICP 2020, Andi fatimah dari Pendidikan Geografi 2019 dan Devitri Natalia dari Pendidikan Sosiologi 2019.

Pencapaian tersebut tentu saja tidak diraih dengan instan. Berbagai tahap harus mereka lalui untuk mencapai titik tersebut, mulai dari seleksi video dari berbagai kampus yang mengirimkan video argumentasi terkait mosi atau topik debat yang diberikan oleh panitia pelaksana hingga terpilihlah 4 tim yang berhak lanjut ke babak semifinal.

“Babak semifinal dilakukan secara Head to Head (H2H) dengan Sistem Asian Parliament dan UNM berhasil meloloskan 2 tim sampai ke semifinal. Setelah menang di semifinal kami lolos ke babak final dan berhadapan dengan delegasi dari Universitas Indonesia”, papar Muhammad Nur Ikhsan, saat dihubungi via WhatsApp.

Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa persiapan  dilakukan dalam jangka waktu sebulan dan dilakukan secara rutin dengan pembinaan dari senior Kombat UNM. Sebagaian besar persiapan pun dituntun dengan melakukan simulasi debat maupun belajar menyusun argumentasi via platform Zoom Cloud Meeting ataupun Google Meet.

“Persiapannya untuk delegasi dari UNM kira-kira sebulan. Latihan di lakukan secara rutin dan dibina oleh kakak-kakak dari Kombat UNM dengan melakukan simulasi debat atau belajar menyusun argument”, tuturnya.

Ia pun merasa sangat lega karena mendapat banyak dukungan dan motivasi dari teman-teman terkhusus rekannya di Kombat UNM yang membuatnya lebih termotivasi dan bersemangat untuk event-event yang akan datang.

“Sangat lega kak, sebab makin sadar kalau banyak orang-orang yang support terutama dari internal kampus ataupun dari KomBat itu sendiri. Merasa lebih termotivasi untuk lebih semangat di event selanjutnya”, ungkapnya mahasiswa yang akrab disapa Ikhsan.

Mosi atau topik debat dari lomba debat tersebut yaitu “Pemulihan Ekonomi Nasional Akibat Pandemi COVID-19 dengan Memaksimalkan Sektor Pariwisata Sebagai Kunci Utama”. Pengumuman pemenang juara akan diumumkan pada 14 Maret 2021 mendatang.(*)

*Reporter: Nur Azisa/Editor: Annisa Puteri Iriani