Ketua KKN UNM Arifin
Ketua KKN UNM, Arifin. (Foto: Annisa Asy Syam. A-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) mengaku risau atas ketidakjelasan jadwal Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pasalnya, pendaftaran program KKN UNM untuk periode Februari secara resmi ditutup Minggu (7/2), namun, sampai saat ini belum diketahui berapa jumlah mahasiswa dimasing-masing jenis program KKN, alias belum ada data detail untuk setiap program, terutama dengan adanya KKN kewirausahaan mulai dari semester depan.

Selain data yang tak kunjung jelas, jadwal KKN juga belum pasti hingga sampai saat ini. Hal ini membuat mahasiswa menilai birokrat lalai dalam masalah pengurusan KKN.

Salah satu mahasiswa angkatan 2017, Alan mengatakan, dirinya hingga kini belum memiliki jadwal pasti mengenai KKNnya. Padahal dirinya termasuk salah satu mahasiswa yang memprogramkan program KKN terbaru.

“Belum ada. Kebetulan saya salah satu mahasiswa yang program KKN PM khusus untuk Bencana Sulbar. Terakhir saya komunikasi dengan operator KKN PM Sulbar tanggal 28 Februari kemarin, katanya dalam waktu dekat ini belum ada jadwal,” ujarnya.

Ia menilai hal ini merupakan dampak dari ketidakpedulian birokrat akan program yang dia jalankan. “Saya rasa ini murni ketidakcekatan pihak birokrasi. Yah tentu berpengaruh dengan keterlambatan akademik teman-teman,” ujarnya.

Dari ketidakjelasan ini, Alan berharap agar birokrasi segera memberikan update terbaru mengenai KKN. “Seharusnya birokrasi memberikan update informasi secara berskala terkait perkembangan jadwal KKN. Namun disisi lain, karena mungkin kondisi pandemi, bisa jadi salah satu faktor keterlambatan juga. Semoga segera ada jadwalnya,” harapnya. (*)

*Reporter: Kristiani Tandi Rani