Bella Sinta, Wisudawan Terbaik FT Periode Februari 2021. (Foto: ist)

PROFESI-UNM.COM – Sinta Bela menjadi Wisudawan Terbaik Fakultas Teknik (FT), Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dengan membiayai kuliahnya sendiri, dan tidak membebani orang tuanya. Ia menyelesaikan masa studinya dalam kurung waktu 4 tahun 3 bulan, dan mendapatkan IPK 3,96.

Mengambil jurusan Tata Busana, membuat Sinta Bela memanfaatkan keterampilannya untuk menyelesaikan kuliah dengan biaya sendiri. Ia mengakui, walaupun dirumitkan dengan pekerjaan tambahan, sebisa mungkin mengatur waktu.

“Yang pastinya saya merasa bangga dan bersyukur mengambil jurusan Tata Busana di PKK karna berkat keterampilan menjahit yang saya miliki, saya mampu selesaikan kuliah dengan biaya sendiri meskipun harus bekerja dan kuliah dan sebisa mungkin mengatur waktu dan menjalan kan keduanya,” akunya.

Menjadi seorang anak yatim sejak semester 3, juga mendorong Sinta Bela untuk meraih gelar tanpa uluran tangan dan kasih sayang dari seorang Ayah.

“Berhubung orang tua laki-laki saya sudah tidak ada, jadi saya harus berusaha sendiri untuk memenuhi biaya kuliah,” ujarnya.

Diterpa ujian yang berat, wisudawan asal Kabupaten Pangkep ini sempat ingin menjeda perkuliahannya. Saat Ia ingin mengurus cuti akademik, ketua jurusan sekaligus Pembimbing Akademik Sinta Bela tidak mengiizinkan dan memberikan jalan keluar.

“Sebelum semester 3 ayah meninggal dan berfikir untuk cuti, saya lapor ke ketua jurusan cara urusnya tapi ketua jurusan yang kebetulan PA saya juga tidak mengizinkan dan mengusahakan mencari beasiswa kampus dan pada saat itu menyarankan daftar PPA dan alhamdulillah nilai saya memenuhi syarat, jadi saya lolos PPA dan bisa melanjutkan kuliah kembali,” ungkapnya.

Dengan memegang teguh perkataan yang sering dilontarakan oleh dosen PA-nya, bahwa setiap rasa sulit pasti ada kemudahan, membuat Sita Bela kuat dan memutuskan untuk tetap melanjutkan kuliahnya.

“Beliau selalu bilang setiap rasa sulit pasti ada kemudahan Alhamdulillah terbukti, setelah saya memutuskan tetap lanjut kuliah selalu ada jalan dapat jahitan. Yang jelas tetap berusaha dan mempertahankan nilai,” tuturnya. (*)

*Reporter: Fadhil Aqilah