Ilustrasi aplikasi android kamus Bahasa Daerah-Foto.Ist

PROFESI-UNM.COM – Salah satu Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM), Andi sahtiani memberikan tugas final mata kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi guna membuat aplikasi Android berupa kamus terjemahan bahasa Indonesia-Bugis-Makassar-Inggris untuk mahasiswa PBSD angkatan 2018. (6/2)

Aplikasi android ini dibuat untuk mempermudah masyarakat mengenal dan mempelajari bahasa daerah khusus Bugis-Makassar. Adapun bagian dari isi kamus 4 bahasa tersebut di antaranya dasar, kosakata bagian 1, kosakata bagian 2, percakapan, wacana, dan bahasa sehari-hari.

Ia mengatakan tujuan utama pembuatan aplikasi ini yakni guna mempermudah masyarakat untuk mengenal Bahasa Daerah Bugis dan Makassar secara nasional atau internasional serta mengajarkan kepada mahasiswa untuk memajukan bahasa daerah melalui aplikasi Android.

“Saya sangat bersemangat memberikan tugas tersebut kepada mahasiswa untuk mengasah kreativitas dan kerja sama mahasiswa dalam mengembangkan bahasa ide dan inovasi Mahasiswa PBSD FBS UNM untuk memajukan bahasa daerah melalui aplikasi Android, bukan hanya sebatas dalam ruang kelas,” ungkapnya.

Kemudian, Ia mengungkapkan bahwa saat ini, aplikasi Android tersebut masih perlu dikembangkan karena masih terdapat banyak kekurangan di dalamnya namun aplikasi tersebut tetap akan terlaksana.

“InsyaAllah kamusnya akan terealisasi dan disempurnakan di kelas lain, kemarin hambatannya sangat banyak selain kapasitasnya mmg sgt berat juga ada hambatan lain, misalnya,  terjemahan bahasa Inggris masih banyak belum tepat, voice note ada beberapa yang tidak jelas bahkan ada yang tidak bisa terputar, serta masih butuh pengkajian makna bahasa Indonesia-Bugis-Makassar,” jelasnya.

Terakhir, Ia berpesan kepada mahasiswa agar menjaga eksistensi bahasa daerah. Ia juga berharap agar bahasa daerah dapat terus berkembang dan terjaga kelestariannya oleh masyarakat Bugis-Makassar

“Pesan mari bersama-sama mengambil peran untuk merawat, melestarikan, mengembangkan, dan mempromosikan bahasa daerah, harapan saya bahasa daerah mendapat tempat di semua lini kehidupan, maka dari itu perlu didukung oleh semua pihak,” harapnya. (*)

*Reporter: Nurisna/ Editor: Fitria Indah Saraswati