Aliansi mahasiswa mengikuti dialog dengan rektor - Foto.Fadhil-Profesi
Aliansi mahasiswa mengikuti dialog dengan rektor - Foto.Fadhil-Profesi

PROFESI-UNM.COM – Setelah berulang kali melakukan aksi di depan Menara Pinisi akhirnya Aliansi Mahasiswa diberikan ruang untuk menyampaikan pendapatnya mengenai subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT). Dialog antara Aliansi Mahasiswa dan pimpinan UNM ini berlangsung secara terbuka di Ruang Senat Lantai 14 Menara Pinisi, Senin (25/1).

Pada dialog ini, Aliansi Mahasiswa UNM menilai Rektor masih bertele-tele dalam memberikan penjelasan. Seperti yang dikatakan salah satu mahasiswa, Rahmat. Menurutnya Rektor terlalu banyak membahas kelebihan UNM dibanding subsidi UKT.

“Kami tidak butuh sosisalisi mengenai kelebihan UNM. Harapan kami berada di tempat ini untuk menuntut UKT secara general,” ucapnya.

Sementara itu Aliansi mahasiswa UNM asal Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNM masih mempersoalkan SK yang telah dikeluarkan rektor.

“Mengenai SK Rektor nomor 5 tahun 2021. Kami nilai ada beberapa kejanggalan didalamnya,” ujarnya.

Ia menilai bahwa SK tersebut belum bisa memberikan jawaban yang pasti kepada mahasiswa, karena masih belum memenuhi semua kebutuhan mahasiswa terkait isu yang selama ini diangkat.

“Hal ini masih belum mengakomodir semua kebutuhan mahasiswa,” lanjutnya.

Di akhir dialog yang belum menemui titik terang tersebut, salah satu Aliansi Mahasiswa asal Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM mengaku walk out dari forum.

*Reporter: Kristiani Tandi Rani