Aksi tunggal yang digelar oleh BEM FIS UNM mengawal berbagai isu turunan menuntut pemberian subsidi UKT secara general untuk mahasiswa UNM, Rabu (20/1). Foto-Fahmi/Profesi.

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi pernyataan sikap “Berikan Subsidi UKT secara General untuk Mahasiswa UNM” di depan Gedung Menara Pinisi UNM, Rabu (20/1).

Para demonstran yang terdiri dari berbagai Himpunan Mahasiswa (Hima) Program Studi (Prodi) FIS tersebut melakukan aksi dengan membakar ban di ruas Jalan A.P. Pettarani dan menyampaikan orasi secara bergantian.

Kebutuhan pembelajaran daring tidaklah sama dengan kondisi normal seperti sebelumnya, maka dari aksi tersebut, para demonstran menuntut berbagai isu turunan, antara lain:

  1. Revisi SK Rektor No.5 Tahun 2021
  2. Terbitkan BKT terbaru di masa Perkuliahan Daring
  3. Transparansi Unit Cost
  4. Transparansi anggaran Covid-19
  5. Tindak lanjut pengembalian UKT semester Ganjil
  6. Hentikan intervensi terhadap massa aksi
  7. Wujudkan profesionalisme Dosen di perkuliahan Daring.

Presiden BEM FIS UNM, Fahmi Amiruddin menjelaskan bahwa pada perkuliahan daring, komponen biayanya tidaklah sama dengan biaya pada perkuliahan normal.

“Berdasarkan kajian Lembaga Kemahasiswaan (LK), ada komponen-komponen BKT yang tidak terbayarkan serta perkuliahan daring tidak sama dengan kondisi normal yang kita bayar,” jelasnya. (*)

*Reporter: Fahmi Wardani/Editor: Dewan Ghiyats Yan Galistan