Aliansi FPR Sulsel gelar aksi di halaman depan pengadilan negeri Makassar - Foto.Fahmi.Profesi
Aliansi FPR Sulsel gelar aksi di halaman depan pengadilan negeri Makassar - Foto.Fahmi.Profesi

PROFESI-UNM.COM – Aliansi Front Perjuangan Rakyat (FPR) Sulawesi Selatan kembali menggelar aksi tuntutan pembebasan Ijul dan beberapa tuntutan lainnya di halaman depan Pengadilan Negeri Makassar, Jalan R.A. Kartini Kota Makassar, Selasa (19/1).

Beberapa orang dari massa aksi yang duduk di depan pintu masuk Pengadilan Negeri Makassar, sesekali masuk ke ruang persidangan untuk mendengarkan jalannya sidang.

Iqbal, Hubungan Masyarakat FPR Sulsel menjelaskan, aksi ini kembali digelar untuk mengawal persidangan kasus Ijul dan korban salah tangkap lainnya dengan agenda hari ini yaitu pemanggilan saksi-saksi.

“Tadi saksi yang meringankan bagi Ijul sudah dihadirkan dan saksi-saksi menerangkan bahwa pada saat kejadian Ijul sama sekali tidak berada di TKP tempat mobil ambulans itu terbakar,” jelasnya.

Iqbal juga menambahkan dari keterangan saksi tadi, Ijul sama sekali tidak terlibat dalam aksi apalagi pembakaran pada saat itu. Saat peristiwa terjadi Ijul sedang mengerjakan hidroponik dan juga melakukan konsultasi akademik.

“Selain dengan dosennya Ijul saat itu bersama dengan teman-temannya yang telah selesai terlebih dahulu dan temannya ini memeriksa hasil kerja proposalnya di KPRI,” tambahnya.

Terakhir, Ia berharap agar teman-teman yang mereka perjuangkan ini bisa bebas dan kebenaran bisa terkuak.

“Bahwa Ijul tidak terlibat dalam aksi dan tidak terlibat dalam pembakaran begitupun dengan korban salah tangkap lainnya,” ujarnya.

*Reporter: Fahmi Usta Wardani Bahtiar/Editor: Ema Humaera