Penyerahan Beasiswa Yayasan Hadji Kalla via daring, (Foto: ist)

PROFESI-UNM.COM – Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Makassar (UNM), Sukardi Weda turut hadir pada penyerahan Beasiswa Yayasan Hadji Kalla yang dilaksanakan secara daring.

Sebanyak 27 Mahasiswa UNM mendapatkan Beasiswa Yayasan Hadji Kalla, 24 di antaranya untuk biaya hidup dan UKT, dan 3 di antaranya untuk bantuan penyelesaian tugas akhir.

Sukardi Weda dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan staf Yayasan Hadji Kalla.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan perhatian besar atas pemberian aksesibilitas Pendidikan kepada generasi muda, yang terkendala dari segi ekonomi dan memiliki prestasi yang membanggakan, terutama kepada mahasiswa UNM,” ucap Sukardi Weda.

Sukardi Weda juga mengimbau kepada mahasiswa penerima Beasiswa Yayasan Hadji Kalla untuk belajar dengan baik, terlibat aktif dalam kegiatan sosial, terutama pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dan lain-lain.

Selain Sukaedi Weda, turut hadir juga Suharto (Program Manager Bidang Pendidikan Yayasan Hadji Kalla), M Syafei Karsali, dan para penerima Beasiswa Hadji Kalla.

Dalam sambutannya, Suharto menyebutkan nama awal beasiswa ini, serta mengumumkan jumlah mahasiswa yang diberikan beasiswa pada tahun lalu.

“Awalnya Beasiswa Yayasan Hadji Kalla bernama Beasiswa Mahasiswa Sulsel, yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi. Tahun 2020 lebih 3000 pendaftar tapi yang diterima 230 orang, selain beasiswa, Yayasan Hadji Kalla juga menyelenggarakan pelatihan-pelatihan, jelas Suharto.

Setelah penyerahan sertifikat beasiswa kepada penerima Beasiswa Hadji Kalla, salah seorang penerima beasiswa, Amelia Sari dimintai pendapat mewakili teman-temannya terkait Beasiswa Hadji Kalla

“Beasiswa Yayasan Hadji Kalla memiliki arti yang sangat penting bagi kami selaku penerima beasiswa, karena membantu kami dalam mengejar mimpi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan beasiswa ini kami dapat mengurangi beban orang tua dalam membiayai uang kuliah kami selama ini,” ujarnya. (*)

*Reporter: Annisa Asy Syam. A