Salah satu bangunan di Majene. (Foto: int)

PROFESI-UNM.COM – Sulitnya mengurus berkas bagi korban gempa di Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) masih dirasakan hingga saat ini. Salah satu korban bencana alam, Nurul Atika mengaku kesulitan mengurus berkas.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar (UNM) ini mengaku merasa kesulitan saat mengurus berkas pemberian bantuan bagi mahasiswa UNM yang mengalami korban bencana alam Sulbar.

“Di mana dalam surat tersebut adanya kelengkapan syarat yang harus ditanda tangani oleh pihak kelurahan dan harus adanya stempel dari kelurahan. Sedangkan kita masyarakat Majene sudah 3 hari tidak berada di rumah, bahkan kantor-kantor tutup,” ujarnya.

Kemudian, mahasiswa UNM lainnya, Rion (bukan nama sebenar) juga mengaku kesulitan dalam mengurus administrasi. Ia berharap agar pimpinan kampus bisa memberi keringanan untuk mengurus berkas penurunan UKT bagi korban gempa di Sulbar.

“Semoga bapak Rektor UNM beserta jajarannya memberi kemudahan untuk melengkapi berkas pembebasan UKT yang dipersyaratkan,” katanya. (*)

*Reporter: Elfira