Diskusi publik via daring oleh narasumber terkait mekanisme peninjauan dan penetapan UKT tahun akademik 2020/2021, Senin (11/1). Foto-Azisa/Profesi.

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (Kema) Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar diskusi publik bersama para mahasiswa lingkup internal Jurusan Psikologi membahas penyesuaian UKT saat pandemi dan KIP yang sudah tidak berlaku, Senin (11/1).

Diskusi yang diadakan secara dalam jaringan (daring) via Zoom Cloud Meeting tersebut menghadirkan narasumber Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum dan Keuangan (WD II) FPsi UNM, Lukman.

Muh. Nur Vicky Ahmad, Presiden BEM Kema FPsi UNM, pun menyimpulkan bahwa terkait dengan berkas yang harus dilengkapi, alternatif berkas, untuk peninjauan ulang penetapan UKT dapat diikuti terus perkembangan informasinya.

“Untuk teman-teman yang mengalami kekurangan pendapatan karena pandemi, semester berapapun itu bisa mengajukan peninjauan untuk penetapan ulang kembali UKT dan silakan cek beberapa info grafis yang sudah disebar,” jelasnya.

Mahasiswa angkatan 2017 ini juga menjelaskan untuk mendapatkan info lebih lanjut dan terarah mengenai pengumpulan atau persiapan berkas, dipersilakan mendapatkan info di akun media sosial Instagram.

“Mengenai berkas apa saja yang harus dikumpulkan, silakan dipersiapkan berkasnya dan juga terkait mekanisme pengumpulan berkasnya mohon ditunggu info lebih lanjut di @bemkemafpsiunm,” paparnya.

WD II FPsi UNM, Lukman yang juga sebagai narasumber dalam diskusi kali ini, menyampaikan bahwa Ia agak khawatir terkait waktu pengumpulan hingga verifikasi berkas yang tidak memadai karena sangat singkat.

“Saya sangat khawatir dengan waktu pengumpulan berkas tapi semoga cukup dan ada penambahan waktu, padahal verifikasinya ini hanya 2 hari,” ungkapnya.

Diskusi ini diikuti oleh sekitar 150 peserta dan diselingi sesi tanya jawab untuk mendapatkan pencerahan terkait penyesuaian UKT dan KIP kuliah yang tidak berlaku lagi dari berbagai status kemahasiswaan, seperti proposal, skripsi, hingga hitungan Sistem Kredit Semester yang diprogram oleh mahasiswa. (*)

*Reporter: Nur Azisa/Editor: Annisa Puteri Iriani