Yazzar A. Djawad menjelaskan cara mengurangi penyebaran penyakit, Minggu (10/1). Foto Mia/Profesi.

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Elektronika (Himanika) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengundang Yasser A. Djawad yang merupakan Dosen FT UNM sebagai pemateri yang membahas mengenai cara mengurangi penyebaran penyakit melalui kegiatan Webinar Nasional yang bertema “Perkembangan Teknologi IoT di Masa Pandemi”, Minggu, (10/1).

Dosen FT UNM, Yasser A. Djawad dalam materinya menjelaskan cara mengurangi populasi pandemi dengan berbagai alternatif yang dapat dilakukan secara mandiri, atas dasar kesadaran kita.

“Membatasi Interaksi antara populasi yang infeksi dan tidak terinfeksi, mengurangi penularan pada pasien yang bergejala, mengurangi kerentanan individu yang tidak terinfeksi,” tambahnya. 

Ia mengatakan mengatakan pandemi merupakan epidemi penyakit yang terjadi di wilayah yang sangat luas dan memiliki dampak yang besar.

“Jadi, kalau penyakit yang ada hanya dalam batasan lokal itu belum didefinisikan sebagai pandemi ,jadi kapan dia didefinisikan sebagai pandemi kalau dia sudah melintasi batas negara dan mempengaruhi banyak orang,” katanya.

Lanjutnya, Ia menjelaskan bahwa flu dan influenza menjadi pandemi jika seseorang tidak memiliki daya tahan tubuh yang kuat dalam melawan virus tersebut.

“Flu dan Influenza dapat melintasi negara tapi dia belum dikatakan pandemi kalau orang itu masih mempunyai kekebalan mencegah penyakit tersebut,” jelasnya.

Terakhir, Dosen FT UNM ini juga menjelaskan bahwa imun tubuh dapat terbentuk dengan sendirinya dengan berawal dari gejala flu biasa yang timbul pada diri kita.

“Kalau kita pernah terkena flu itu ada imunitasnya yang bisa diproduksi sendiri oleh tubuh kita sendiri dengan imun,” ujarnya.  (*)

*Reporter: Sumaya Nursyahidah/Editor: Kristiani Tandi Rani