Tangkapan layar Surat Keputusan (SK) Rektor UNM Nomor 482/UN36/HK/2020 tentang mekanisme peninjauan atau penetapan ulang Uang Kuliah Tunggal (UKT) di lingkungan UNM. Foto- Isti Profesi

PROFESI-UNM.COM– Universitas Negeri Makassar (UNM) memberikan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) secara general bagi mahasiswa yang hanya memprogram skripsi pada semester ini.

Hal itu dijelaskan dalam Surat Keputusan (SK) Rektor UNM Nomor 482/UN36/HK/2020 tentang mekanisme peninjauan atau penetapan ulang Uang Kuliah Tunggal (UKT) di lingkungan UNM.

Pada SK tersebut dijelaskan, mahasiswa yang sudah tidak punya mata kuliah selain skripsi/tugas akhir atau telah menyelesaikan seluruh pembelajaran dan hanya tersisa skripsi, maka tidak perlu lagi membayar UKT.

Mengkonfirmasi kebijakan tersebut, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum dan Keuangan (WD II) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Sumiati Side mengatakan kebijakan tersebut berlaku untuk mahasiswa semester berapa saja.

“Yang penting sisa skripsi. Semester berapa saja,” katanya.

Lanjutnya, Dosen Jurusan Kimia ini menjelaskan bagi mahasiswa memenuhi syarat kebijakan tersebut agar menyelesaikan administrasi di jurusan atau program pendidikan masing-masing.

“Yang sisa skripsi dan yang mengambil kurang atau sama dengan enam SKS diluar skripsi, surat pernyataanya dikirim ke jurusan atau prodi,” jelasnya

Kebijakan bebas UKT secara general ini turut diaminkan Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan (WR II) Karta Jayadi. Ia menyampaikan agar mahasiswa mengikuti petunjuk sesuai kebijakan yang sudah tertera.

“Tidak ada yang bisa diperdebatkan karena semua sudah jelas bahasanya,” terangnya.

Adapun berkas yang diperlukan yaitu surat keterangan telah menyelesaikan semua pembelajaran dari ketua jurusan/prodi dan bukti pembayaran UKT terbaru pada ketua jurusan/prodi.

Nantinya, bukti adminisitrasi tersebut akan diverifikasi dan ditinjau oleh fakultas masing-masing. Selanjutnya disetujui oleh Rektor UNM dan diproses oleh Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK). (*)

*Reporter: Nurul Istiqamah