Surat edaran Rektor UNM tentang mekanisme pinjauan/penetapan ulang UKT. (Foto: int)

PROFESI-UNM.COM – Baru-baru ini Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali merilis aturan peninjauan ulang Uang Kuliah Tunggal (UKT). Aturan itu termaktub dan ditetapkan dalam SK Rektor No: 05/UN36/HK/2021, Jumat (8/1).

Selain adanya penyesuaian minimal semester pada ketentuan pertama, SK terbaru ini masih menganut tiga mekanisme peninjauan UKT seperti sebelumnya. Adapun ketiga mekanisme tersebut berbeda alur satu sama lain dan punya kriterianya masing-masing .

Buat kalian yang belum tahu perbedaannya mari simak ulasan di bawah ini.

Mekanisme Ketentuan Pertama

Pada alur mekanisme ini pemohon haruslah merupakan mahasiswa semester 9 atau 10 bagi program sarjana/diploma empat/sarjana terapan. Atau bagi mahasiswa program diploma tiga harus semester 7 atau 8.

Selain itu pemohon tidak boleh mengambil mata kuliah lebih dari  6 SKS di luar skripsi/tugas akhir pada semester tersebut. Nah untuk kategori penetapan UKT-nya sendiri dijabarkan sebagai berikut:

  1. Mengambil 6 SKS, tarif UKT ditetapkan 50%  dari tarif UKT terakhir
  2. Mengambil 5 SKS, tarif UKT ditetapkan 40%  dari tarif UKT terakhir
  3. Mengambil 4 SKS, tarif UKT ditetapkan 30%  dari tarif UKT terakhir
  4. Mengambil 3 SKS, tarif UKT ditetapkan 20%  dari tarif UKT terakhir
  5. Mengambil 2 SKS, tarif UKT ditetapkan 10%  dari tarif UKT terakhir

Mekanisme Ketentuan Kedua

Bagi pemohon yang ingin cuti kuliah atau bahkan sudah tidak punya mata kuliah selain skripsi/tugas akhir sebaiknya kalian mengambil ketentuan kedua ini. Pasalnya, kriteria ketentuan kedua ini mengharuskan mahasiswa menjalani cuti kuliah atau kalau tidak pemohon harus telah menyelesaikan seluruh pembelajaran dan hanya tersisa skripsi.

Berbeda dengan ketentuan sebelumnya yang maksimal tarif UKT hanya sampai 50%, di mekanisme ini pemohon akan langsung dibebaskan dari kewajiban membayar UKT asal memenuhi kriteria tadi. Kalau kalian hanya tinggal memprogramkan skripsi atau bahkan ingin cuti kuliah dulu jangan lupa ikut rute ini biar bebas UKT.

Mekanisme Ketentuan Ketiga

Bila kedua ketentuan tadi berorientasi di status akademik maka ketentuan terakhir ini berpatok pada kondisi ekonomi mahasiswa. Setidaknya pemohon harus membuktikan adanya penurunan atau perubahan ekonomi orangtua atau penanggung biaya kuliah.

Perubahan ekonomi ini akan dikaji berdasarkan kriteria sebagai berikut:

  1. Orangtua/Pihak pembiaya telah pensiun atau purnabakti
  2. Orangtua/Pihak pembiaya mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
  3. Orangtua/Pihak pembiaya mengalami cacat atau sakit permanen
  4. Orangtua/Pihak pembiaya mengalami musibah atau bencana
  5. Kepala keluarga sedang menjadi pesakitan
  6. Kepala keluarga mengalami gangguan jiwa
  7. Orangtua/Pihak pembiaya mengalami pailit atau bangkrut
  8. Orangtua/Pihak pembiaya meninggal dunia

Selain itu ada beberapa kategori penetapan dalam ketentuan ini yakni pembebasan sementara UKT, pengurangan UKT, perubahan kelompok UKT, atau pembayaran UKT secara berangsur. Adapun penetapannya akan ditentukan setelah Tim Verifikasi UKT Fakultas mengkaji kondisi perubahan ekonomi mahasiswa berdasarkan kriteria tadi dengan menyesuaikan kelompok UKT masing-masing prodi pada tahun masuk pertama.

Itulah beberapa ketentuan mekanisme peninjauan atau penetapan ulang UKT mahasiswa UNM.

*Reporter: Muhammad Ilham Akbar. B