Presiden BEM FE UNM Awaluddin, saat menyampaikan orasi, Jumat (8/1). (Foto: Muh. Ilham Raihan)

PROFESI-UNM.COM – Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar (UNM), Awaluddin menduga Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Husain Syam melakukan tindakan korupsi dengan menggelapkan anggaran Covid-19. Hal ini Ia sampaikan ketika berorasi dalam aksi subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) di depan Menara Pinisi UNM, Jumat (8/1).

Awaluddin dalam orasinya mengatakan Rektor UNM melakukan tindakan korupsi salama pandemi. Penyebabnya, tidak lain karena tidak ada transparansi yang diberikan oleh pimpinan UNM terkait anggaran Covid-19.

“Rektor UNM bisa saja melakukan korupsi menggunakan anggaran Covid-19, karena sampai hari ini birokrasi UNM tidak memberikan transparansi terkait anggaran covid,” katanya.

Mahasiswa angkatan 2017 ini juga menduga bahwa kampus mengeluarkan kebijakan lockdown hanya untuk menghentikan pergerakan mahasiswa. Terlebih lagi di momen berjalannya pembayaran UKT.

“Kampus lockdown tapi yang mengherankan ada acara pernikahan yang diadakan di auditorium amanagappa. Ini memperjelas sekali bahwa kampus lockdown hanya untuk mematikan gerakan mahasiswa apalagi moment yang tepat disaat pembayaran UKT telah berjalan,” ujarnya. (*)

*Reporter: Muh. Ilham Raihan