Peduli Sastra Lingkungan, Dema JBSI FBS UNM Gelar Kajian Dilema

0
40
pemateri pada kegiatan kajian Dema JBSI FBS UNM - Foto.Tini-Profesi
pemateri pada kegiatan kajian Dema JBSI FBS UNM - Foto.Tini-Profesi

PROFESI-UNM.COM – Dewan Mahasiswa (Dema) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kajian Dialektika Mahasiswa (Dilema) bertema “Paradigma Satra Hijau dalam Pembangunan Indonesia”. Kegiatan ini berlangsung secara daring via zoom, Kamis (31/12).

Pada kajian ini, Dema JBSI FBS UNM menghadirkan Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Widya Mandala Surabaya, Ardi Wina Saputra, sebagai pemateri dan Nurlina Amirudin, Staf Bidang Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Dema JBSI FBS UNM, sebagai moderator.

Pemateri Ardi Wina Saputra mengatakan belajar sastra hijau tidak hanya mampu dilakukan di bangku pendidikan namun juga dapat dilakukan secara otodidak di lingkungan sosial. “Untuk belajar sastra hijau sebaiknya tidak hanya dapat dilakukan di sekolah tapi juga di masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan sastra hijau adalah sastra yang erat kaitannya dengan lingkungan hidup. “Sastra hijau adalah keterkaitan satra dengan lingkungan hidup, sastra hijau menggunakan bahasa ekologi, keterkaitan sastra dengan bumi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan sastra ekologi ini mampu dibangun dari rasa kecintaan kepada alam dan rasa sedih melihat alam hancur. “Kearifan ekologi dapat diwujudkan dengan cinta dan melihat bumi rusak,” tuturnya. (*)

*Reporter: Kristiani Tandi Rani

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini