Andi Rahmat Manggabarani Sebut Bisnis Harus Punya Niat Kerja Keras Ikhtiar dan Doa

0
59
Ketua Umum BPD Himpi Sulsel, Andi Rahmat Manggabarani
Ketua Umum BPD Himpi Sulsel, Andi Rahmat Manggabarani saat membawakan materi webinar, Senin (28/12). (Foto: Tito Koes Herdianto)

PROFESI-UNM.COM – Pengusaha muda di Kota Makassar, Andi Rahmat Manggabarani yang juga dikenal sebagai Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulawesi Selatan menjadi pembicara dalam Webinar UMKM Business Project 2020, Senin (28/12).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis (Himanis) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makssar (UNM).

Webinar ini mengangkat tema “UMKM: Breaking Through Limitation Becoming a Capble Entrepreneur 5.0″.

Dalam pemaparan materinya, Ia menjelaskan UMKM memiliki daya tahan tinggi dan mampu untuk menopang perekonomian negara dan juga menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia .

“UMKM sekarang ini menyerap sekitar 89% tenaga kerja di Indonesia,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan sebagai Entrepreneur, kita tidak boleh putus asa atas kebijakan yang pemerintah buat karena dalam menjalankan bisnis, kita harus punya niat, kerja keras , ikhtiar dan doa.

“Kita harus cari celah untuk berinovasi agar tidak mati akibat kebijakan pemerintah, semangat umkm ada disitu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ketua BPD Hipmi Sulsel tersebut menyinggung tentang kendala yang dialami pebisnis selama pandemik Covid-19, dan aturan-aturan yang pemerintah buat, menurutnya pebisnis harus lebih cermat dengan adanya aturan yang dibuat pemerintah, harus survive dan membuat hal-hal baru .

“Pemerintah memaksakan pengusaha lebih kreatif, tentang bagaimana mengkolaborasi peraturan pemerintah dan pengusaha. Kita pengusaha harus mensupport pemerintah karena pemerintah memperhatikan dari sisi kesehatan dan ekonomi,” tutupnya. (*)

*Reporter: Tito Koes Herdianto/Annisa Puteri Iriani

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini