ilustrasi kuliah online - Foto.Int
ilustrasi kuliah online - Foto.Int

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) angkatan 2018 mengaku resah akibat dosen yang dinilai tidak efektif dalam memberikan tugas final yang merugikan mahasiswa karena harus mendapatkan nilai E, Selasa (22/12).

Mahasiswa PBSI ini mengaku tidak setuju dengan sistem yang diberlakukan oleh Dosen Prodi PBSI FBS UNM ini.

“Tidak setuju, karena waktunya itu terlalu singkat sekali dan harus ditulis tangan. Minta perbaikan juga mendadak waktunya, jadi bagaimana mi itu yang di kampung?,” keluhnya.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya dilema akan perlakuan dosen karena pekerjaannya selama satu semester tidak diakui hanya gara-gara lambat ikut final.

“Jadi selama ini perjuangan untuk masuk kelasnya selama satu semester sia-sia ji saja karena dia hanya nilai final yang mepet juga waktunya,” jelasnya.

Terakhir, Mahasiswa PBSI angkatan 2018 ini berharap agar dosen bisa mengerti keadaannya.

“Berharap bapak bisa mengerti sedikit perjuangan ta, jangan mi nilai yang bagaimana sekali asal bukan E. Karena pernah jaki juga berjuang di mata kuliahnya,” harapnya. (*)

*Reporter: Kristiani Tandi Rani