Himaplus FIP UNM latih perempuan Bone olah sayur jadi es krim. (Foto: ist)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah (Himaplus) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar ‘Pemberdayaan Perempuan: Pelatihan Es Krim Sayur’. Kegiatan tersebut berlangsung Rabu dan Jumat, (16-18/12) di Desa Laccori, Kabupaten Bone.

Ketua panitia, Kasmirani mengungkapkan kegiatan ini bertujuan memperkuat potensi perempuan dalam berwirausaha. Sehingga dengan pelatihan ini, perempuan Desa Laccori punya kecakapan dan inovasi baru memanfaatkan hasil panen.

“Di sini sawi hanya dijadikan masakan sayur, padahal bahannya melimpah. Jadi kami coba mengajak perempuan-perempuan berinovasi mengolah sawi menjadi es krim,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dilatih cara mengolah sayur sawi menjadi es krim. Mulai dari memilih sawi hingga proses pendinginan.

Menurut Mira sapaan akrabnya, cara mengolah sawi terbilang sederhana dengan bahan-bahan yang gampang ditemui. Seperti susu, energen vanila, gula, poteng (tapai ubi kayu) dan es batu.

Peserta kegiatan ini berjumlah 30 perempuan yang berasal dari empat dusun di Desa Laccori. Dara kelahiran Bulukumba ini mengaku kaget dengan antusiasme warga mengikuti pelatihannya.

“Cukup apresiasi antusiasme perempuan di sini. Awalnya kan cuma datangi 10 orang ternyata saking semangatnya, peserta bisa tembus sampai 30 orang,” tandasnya.

Adapun pemberdayaan ini merupakan salah satu rangkaian bakti sosial (baksos) Himaplus FIP UNM.

*Reporter: Muhammad Ilham Akbar. B