Kampus Digital, Inovasi di Tengah Pandemi

0
54
ilustrasi Work From Home - Foto.Int
ilustrasi Work From Home - Foto.Int

PROFESI-UNM.COM – Pandemi Covid-19 yang tak kunjung menghilang membuat aspek-aspek kehidupan tak berjalan sebagaimana mestinya. Terkhusus pada bidang pendidikan yang mengharuskan peserta didik menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Tak dipungkiri perubahan sistem belajar menuai banyak pro kontra seperti hilangnya sumber-sumber belajar yang tergantikan dengan hiburan yang rasanya lebih sering digunakan dibanding mengakses situs-situs belajar.

Menanggapi situasi tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Program Praktek Lapangan Program Studi (Prodi) Teknologi Pendidikan (Tekpen) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) membuat inovasi untuk menjawab permasalahan yang dihadapi oleh peserta didik khususnya mahasiswa disaat pandemi ini.

Kampus Digital merupakan salah satu program Pitu-E KKN UNM tahun 2020 yang disarankan langsung oleh Kepala Pusat KKN-PPL UNM Arifin Manggau. Kampus Digital yang dibuat oleh Mahasiswa KKN-PPL Terpadu Kampus FIP UNM ini berbentuk pelatihan atau webinar yang dilakukan secara daring dan terbuka untuk seluruh masyarakat indonesia. Kegiatan ini akan dilaksanakan sebanyak 28 kali sesuai dengan jumlah mahasiswa KKN-PPL Terpadu FIP UNM.

Kampus Digital ini mencakup pengelolaan sosial media dan website di Prodi Teknologi Pendidikan. Pitu-E sendiri merupakan 7 program kerja utama yang disarankan oleh pihak UNM dapat diaplikasikan selama menjalankan masa KKN.

Pelaksanaan Kampus Digital dilakukan tiga kali seminggu yakni setiap rabu, sabtu, dan minggu. Pembagian tugasnya pun beragam ada yang dipercaya sebagai tim broadcasting dan ada pula yang diamanahkan sebagai tim pembuat konten di media sosial dan website Prodi TP UNM.
Terkhusus untuk Pelatihan atau Webinar, setiap kegiatan memiliki penanggung jawab sekaligus menjadi ketua panitia untuk kegiatan tersebut karena merupakan Proker pribadi tiap peserta KKN.

Pemateri yang di hadirkan pun bukan pemateri asal pilih, melainkan pemateri yang memiliki latar belakang sebagai dosen atau akademisi lulusan doktor dari berbagai kampus indonesia misalnya saja Rita Gani yang merupakan dosen Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Muhammadiyah Bandung (UNISBA) dan Penulis Buku yang baru-baru ini menjadi pemateri pada topik Public Speaking dan Presentasi.

Moderator atau fasilitator dalam kegiatan itu juga dipilih dari alumni program magister TP, dosen internal FIP, serta dosen-dosen dari berbagai kampus di Makassar maupun Indonesia.

Jabal Nur selaku Koordinator Kampus (Korkam) mengungkapkan bahwa tujuan dilaksanakannya Program Kerja (Proker) Kampus Digital, yaitu untuk membantu pendidikan selama pandemi dengan menginovasikan sumber-sumber belajar dalam bentuk digital dan diharapkan dapat berdampak nyata untuk masyarakat dan mahasiswa.

“Tujuan dari direalisasikannya kampus digital adalah untuk memberikan intervensi dalam bentuk program-program digital yang dapat membantu pendidikan selama masa Covid ini dan tentunya diharapkan dapat memberikan dampak yang nyata dan baik untuk mahasiswa UNM pada khususnya dan masyarakat pada umumnya,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai kelanjutan program Kampus Digital, mahasiswa angkatan 2017 itu menjelaskan bahwa program ini akan tetap berlanjut dan dijadikan sebagai program Laboratorium TP terkhusus untuk pengelolaan sosial media dan website dan mengingat respon peserta yang antusias terhadap webinar atau pelatihan maka akan dilaksanakan jika diminta.

“Kampus digital ini akan tetap berlanjut terutama untuk pengelolaan sosial media dan juga website. Untuk program pelatihan dan sejenisnya akan dilaksanakan seumpama ada peserta yang meminta untuk kami melaksanakannya,” jelasnya.

Program ini mendapat respon yang baik dari berbagai lapisan masyarakat terbukti dengan banyaknya dukungan yang diperoleh mulai dari pihak KKN UNM, pimpinan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), pimpinan Prodi TP, Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) kota Makassar, dan media seperti Tribun Timur dan LPM Profesi UNM.

Anggaran dana yang mengucur untuk kegiatan ini bersumber dari dana iuran peserta KKN serta penghasilan dari e-sertifikat yang berbayar tiap kegiatan. (*)

*Reporter : Tabloid 244

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini