Didominasi Empat Fakultas, Dekan Lain Malu

0
37
Pembekalan PIMNAS oleh Rektor UNM Husain Syam - Foto.Ist
Pembekalan PIMNAS oleh Rektor UNM Husain Syam - Foto.Ist

PROFESI-UNM.COM – Dari sembilan fakultas Universitas Negeri Makassar (UNM), empat di antaranya tak mampu meloloskan satu pun tim ke Pekan Ilmiah Nasional (Pimnas) 33. Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Seni dan Desain (FSD), Fakultas Psikologi (FPsi), dan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) kompak hanya jadi penonton pada pimnas tahun ini. Tercatat sudah dua tahun berturut-turut empat fakultas ini tak menyumbang satu pun mahasiswa ke ajang bergengsi tahunan.

Rektor UNM, Husain Syam sempat menyinggung hal ini di pembukaan pelatihan tim Pimnas UNM beberapa waktu lalu. Walaupun ada fakultas tidak menyumbang tim, Husain tetap menyemangati.

“Ada beberapa fakultas yang belum bisa membawa tim ke pimnas. Tapi 11 tim yang lolos ini bukan tim fakultas tapi tim UNM,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut Dekan FE, Thamrin Tahir mengaku malu. Menurutnya, tak ada timnya yang lolos karena mereka terlambat memulai pelatihan. Tak mau malu lagi, Thamrin menyebut akan membina dari awal kemampuan mahasiswanya agar bisa lolos tahun depan.

“Kepada ananda peserta pimnas, tolong dibisikkan kepada mahasiswa ekonomi supaya mereka juga tergerak, saya juga dorong dari belakang bahwa ternyata masuk lomba ke pimnas itu sangat mengenakkan,” katanya.

Hal serupa dikatakan Dekan Psikologi, Muhammad Daud. Ia mengatakan sudah dua tahun tim fakultasnya tidak lolos pimnas. Ia juga mengaku tidak mengetahui secara pasti kendala yang membuat hal itu bisa terjadi, tapi menurutnya mereka telah menempa mahasiswa dengan sangat luar biasa. Faktor keberuntungan belum berpihak dinilai jadi faktor penghalang.

“Ya menurut informasi dari para reviewer nasional, salah satu kendalanya kemungkinan ada kesalahan penulisan. Tapi dari segi kualitas SDM sebenarnya Psikologi tidak kalah dari fakultas lain, buktinya setiap tahun itu banyak yang memburu fakultas kami,” katanya.

Mantan Wakil Dekan Bidang Akademik (WD I) FPsi akan mengevaluasi mahasiswanya, sebab terkadang judul bertema psikologi justru diluluskan oleh fakultas lain. Hal ini akan dievaluasi dan dicari penyebabnya, agar fakultasnya bisa berkontribusi lebih di pimnas selanjutnya.

“Sudah dua tahun ini pimnas hanya didominasi oleh empat fakultas, kemungkinan kalau saya sarankan kemarin itu bisa ada juga dari Psikologi sebagai reviewer nasional. Supaya bisa juga berbicara di tingkat nasional,” jelasnya.

Sementara Dekan Fakultas Seni dan Desain (FSD), Tangsi boleh berbangga, sebab masih ada mahasiswanya lolos pimnas. Namun mahasiswa tersebut ikut ke tim fakultas lain. Tangsi berharap dua timnya digadang bisa lolos tahun ini, namun ia harus menelan pil pahit lantaran kedua tim itu gagal ke Pimnas. “Bukan yang menentukan dari sini dari sana yang menentukan,” katanya.

“Tahun ini FSD belum mampu lolos timnya, saya kira nanti kedepannya harus dipersiapkan lebih awal,” katanya.

Peluang UNM meloloskan banyak tim ke Pimnas 33 sebenarnya cukup terbuka. Pasalnya, terdapat 94 judul proposal yang didanai oleh Kemdikbud. Jumlah itu dari 700-an proposal yang diajukan mahasiswa UNM tahun ini. Sayangnya, juri hanya meloloskan 11 di antaranya ke ajang Pimnas 33. Rinciannya, dua penelitian pengabdian masyarakat (PKM-M), dua Karsacipta (PKM-KC), tiga PKM Gagasan Futuristik Konstruktif (GFK), dan empat penelitian sosial humaniora (PKM-SH). (*)

*Reporter : Tabloid 244

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini