Kolam renang FIK UNM yang tidak terurus. Foto-Elfira Profesi

PROFESI-UNM.COM – Pandemi Covid-19 nampaknya makin memperburuk kondisi prasarana dan sarana di UNM. Kampus yang kurang lebih 6 bulan tak dihuni oleh mahasiswa ini membuat fasilitas yang ada jadi tidak terurus. Salah satu fasilitas yang terdampak tersebut adalah kolam renang Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). Kolam renang yang sudah direnovasi sejak tahun lalu ini tak kunjung selesai hingga saat ini.

Tak selesainya kolam renang ini cukup menjadi sorotan mahasiswa FIK. Salah satunya datang dari Rival, mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga ini mengatakan bahwa yang paling dirugikan dengan tidak bisa digunakannya kolam renang ini adalah mahasiswa angkatan 2019.

Hal ini disebabkan sejak mereka masuk hingga sekarang kolam renang belum kunjung dapat digunakan. Akibatnya, mereka kadang harus melewati kegiatan berenang ataupun mencari tempat lain di luar kampus.

“Yang parahnya, mahasiswa angkatan 2019 itu diarahkan perkuliahan renangnya di kolam renang di luar kampus seperti Kodam dan itu dibayar dan yang menanggung pembayaran itu mahasiswa itu sendiri di luar dari orientasi UKT,” tuturnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Muh. Rahmat Padlil. Mahasiswa Penjaskesrek ini mengungkapkan harapannya agar semua fasilitas olahraga yang rusak di FIK terutama kolam renang bisa digunakan kembali. Serta selalu dirawat dan dijaga agar tidak rusak kembali. Menurutnya sebagai fakultas yang notabene adalah penghasil atlet olahraga harusnya memiliki fasilitas yang bagus agar bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas tinggi.

“Harapannya, walaupun pakai tidak dipakai sarana dan prasarana tetap harus dijaga apalagi fakultas olahraga ki masa lebih bagus perawatan sarana dan prasana olahraganya universitas yang tidak ada jurusan olahraganya,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Pj Kepala Kolam Renang, Rahyuddin mengatakan tidak mengetahui secara pasti kapan bisa dilanjutkan pembangunan kolam renang. Ia malah menyarankan untuk bertanya langsung ke pihak universitas karena rencana anggaran sudah masuk ke pihak universitas tinggal menunggu intruksi lebih lanjut.

“Saran saya bisa konfirmasi ke WR IV tentang realisasi pembangunan kolam renang ini. Sebab rekanan tidak bersedia melanjutkan karena sudah disetujui anggaran pemugaran kolam renang FIK oleh pihak universitas, sehingga ranah perbaikan kolam infonya yg akurat, tentang kapan dimulainya itu infonya yang akurat adalah pihak universitas.” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut ke pihak universitas, Wakil Rektor Perencanaan dan Kerjasama (WR IV) UNM, Ichsan Ali menyebut selain pandemi Covid-19, anggaran yang harus bertahap diturunkan menjadi salah satu kendala dalam pembenahan kolam renang. Menurutnya, UNM harus mengumpulkan dana dan mengerjakan hal yang menjadi skala proritas kampus. Sehingga tidak semua pembangunan bisa dilakukan bersamaan.

“Rencana tahun depan sudah ditahap perencanaan. Kita usahakan untuk bisa didesain standar nasional lalu akan dicarikan dana yang bisa mengakomodasi pembangunannya,” sebutnya. (*)

*Tulisan ini telah terbit di Tabloid Profesi edisi 243