PKM GFK UNM peroleh penghargaan setara emas berkat gagasan "Rubbish Assistant" - Foto: Resky-Profesi.

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) Yusnalia Kadir bersama timnya berhasil memperoleh penghargaan medali emas pada kategori Poster, Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-33 di bidang Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Futuristik (PKM GFK) berjudul “Rubbish Assistant”, Senin (30/11).

Ia menerangkan, Rubbish Assistant merupakan sistem pengelolaan sampah masa depan yang beroperasi di bawah tanah dengan melibatkan 5 komponen, yaitu Trash Can, Rubbish Rapid Transit, Rubbish Separator, Anaerob Tube, dan Rubbish Reactor.

“Komponen tersebut saling terintegrasi satu sama lain untuk menyelesaikan permasalahan sampah dengan bekerja cepat, efektif, efesien, dan berkelanjutan,” terangnya.

Untuk sampai pada gagasan itu, Ia mengaku telah menempuh bersama timnya telah melalui jalan yang berliku-liku. Namun, hal tersebut tak membuatnya patah semangat, hingga akhirnya berhasil membawa pulang penghargaan yang membanggakan kampus bertajuk Kapal Pinisi itu.

“Kami melewati banyak cobaan, mulai dari perbedaan pendapat, tim bekerja dari jarak jauh karena pandemi, dan lain-lain. Namun, karena semangat dan kemauan akhirnya bisa sampai pada pencapaian,” ungkapnya.

Berdasarkan perjuangannya tersebut, Ia pun berharap agar capaian ini mampu menjadi tongkat estafet berkelanjutan di setiap regenerasi berikutnya.

“Harapannya mahasiswa UNM bisa termotivasi dan menuangkan ide-idenya di PIMNAS 34 tahun depan, In Syaa Allah, sehingga lebih banyak tim dari UNM yang lolos PIMNAS,” harapnya. (*)

*Reporter: Arika Dwi Angraeni Rusida/Editor: Muhammad Resky