Maudu Lompoa meraih medali perunggu di PIMNAS ke-33. Minggu (29-11). Foto-Resky Profesi.

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), Hasmia bersama timnya berhasil meraih penghargaan medali perunggu pada kategori Poster, Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-33, di bidang Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian Sosial Humaniora (PKMPSH) berjudul “Maudu Lompoa (Maulid Besar): Benturan Budaya dan Religi Masyarakat Keturunan Sayid di Takalar”, Minggu (29/11).

Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) tersebut menuturkan PKM tersebut merupakan cerminan dari benturan yang terjadi antara nilai kebudayaan dengan praktik keagamaan yang sering memicu timbulnya konflik, khususnya dalam momen menyambut hari lahir Nabi Muhammad S.A.W.

“Saya pernah baca satu artikel tentang tradisi di Bantul. Satu hari sebelum ritual pelaksanaan Maudu Lompoa itu terjadi konflik, sehingga akhirnya tak terlaksana.Takutnya hal serupa juga terjadi di tempat lain,” tuturnya.

Untuk menghindari konflik yang dapat berbuntut panjang itu, Ia bermaksud melakukan proses penyadaran melalui serangkaian edukasi melalui PKM yang digagasnya.

“Kami memberikan edukasi supaya orang-orang sadar jika yang mereka lakukan akan berdampak seperti itu, dan agar mereka bisa menghindarinya,” ucapnya.

Selain itu, Ia juga berharap agar Mahasiswa UNM yang lolos ke PIMNAS tahun depan, lebih banyak dari tahun ini.

“Semoga tahun depan lebih banyak lagi yang ikut. Karena saya sendiri sudah rasakan bagaimana perjuangannya. Rasa deg-degannya. Angkatan 2019 dan 2020 agar bisa ikut lagi tahun depan dan lebih banyak lagi,” harapnya. (*)

*Reporter: Muhammad Resky