webinar video dokumenter HMDKV secara daring - Foto.Ist
webinar video dokumenter HMDKV secara daring - Foto.Ist

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (HMDKV) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Webinar dengan tema “Kuliah Tanpa SKS yang membahas tentang Video Dokumenter Sebagai Gerakan Sosial,” Sabtu (21/11).

Webinar ini bertujuan untuk menyadarkan akan pentingnya karya video dokumenter dalam membuat sebuah gerakan sosial yang merupakan salah satu terapan dari Agent of Change. Webinar ini juga menghadirkan Wahyu Al Mardhani dari Ethnica Pictures selaku pemateri.

Ketua Panitia, Agung Alfata Dzaky, mengatakan Kuliah Tanpa SKS diinisiasikan sebagai media pembelajaran yang tidak formal dengan adanya sesi diskusi.

“Kuliah Tanpa SKS diinisiasikan karena kami dari himpunan mau membuat media pembelajaran yang tidak formal dengan format yang sama dimana ada pemantik dan selanjutnya diadakan sesi diskusi,” katanya.

Kemudian, Ia juga mengungkapkan alasannya mengangkat materi tentang video dokumenter sebagai pokok pembahasannya sebab video dokumenter menurutnya menjadi media yang paling efektif dalam menyampaikan pendapat.

“Video dokumenter yang basisnya adalah fakta merupakan hal yang paling cocok untuk menjadi media dalam menyampaikan pendapat yang berbobot,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwa tidak hanya tentang video dokumenter, Kuliah tanpa SKS juga nantinya akan berlanjut dengan webinar yang membahas mengenai Photo Story sebagai lanjutan dari materi sebelumnya yang juga berkaitan dengan aksi pergerakan sosial.

“Di kuliah tanpa SKS itu punya dua agenda materi, yang pertama video dokumenter dan kedua tentang photo story karena dua hal itu yang paling relate dalam melakukan aksi pergerakan,” tambahnya.

Agung juga berharap setelah webinar ini para peserta dapat memiliki wawasan tambahan mengenai video dokumenter insight/wawasan baru dan punya keberanian dalam membuat video dokumenter.

“Semoga peserta bisa punya wawasan yang luas mengenai video dokumenter dan mendapat insight baru yang menarik dari pemateri dan semoga tidak takut dalam berkarya tekhusus dalam video dokumenter,” harapnya. (*)

*Reporter: Teguh Prasetia Wijaya/Editor: Muh. Ilham Raihan

Share and Enjoy !

0Shares
0 0