PKM tentang olahan tempe menjadi biskuit oleh dosen UNM di SInjai - Foto.Ist
PKM tentang olahan tempe menjadi biskuit oleh dosen UNM di SInjai - Foto.Ist

PROFESI-UNM.COM – Dosen Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Makassar (UNM), Hudiah hadirkan inovasi baru dengan membuat biskuit dari tempe yang disosialisasikan kepada masyarakat di Masamba. Jumat, (23/10).

Hudiah, Dosen UNM ini berhasil menemukan inovasi baru yang langkah dilakukan dari idenya mengolah tempe menjadi makanan yang bernilai tinggi berupa biskuit.

Hudiah mengatakan bahwa Dia sengaja memilih tempe untuk dikembangkan karena makanan ini mudah ditemui oleh masyarakat dan cukup digemari oleh semua kalangan masyarakat.

“Karena tempe dapat dikomsumsi oleh semua kalangan dari atas sampai bawah. Karena di Jawa pada saat pesta pernikahan, tempe juga disediakan. Kalau disini tempe disini, hanya makanan rumahan. Padahal tempe memiliki banyak manfaat terutama bagi anak-anak,” jelasnya.

Lanjut, Dia berharap melalui kegiatan ini mampu menumbuhkan inovasi masyarakat untuk mengembangkan sesuatu yang bernilai biasa menjadi bernilai tinggi.

“Supaya masyarakat bisa melakukan kreativitas, dengan melihat bahwa kita bisa menggunkan bahan sederhana untuk kue-kue yang biasa dimakan. Dan masyarakat juga bisa termotivasi untuk memanfaatkan bahan yang ada dan bahannyapun tidak mahal.
selain bergizi, tampilannya juga menarik dilihat dari motifnya,” harapnya. (*)

*Reporter: Albert Pawarangan/Editor: Kristiani Tandi Rani

Share and Enjoy !

0Shares
0 0