Prototipe Aplikasi Konselor Sebaya - Foto.Ist
Prototipe Aplikasi Konselor Sebaya - Foto.Ist

PROFESI-UNM.COM – Universitas Negeri Makassar (UNM) berhasil meloloskan beberapa tim Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) ke tahap pendanaa, salah satu tim yang diketuai oleh Darmawan ini berhasil lolos dengan idenya menciptakan wadah aplikasi konselor sebaya, Senin (12/10).

Tim ini dibimbing langsung oleh dosen teknologi pendidikan Citra Rosalyn Anwar. Dengan anggota tim Darmawan selalu ketua, Setiawan dan Rismiyana sebagai anggota.

Ide ini muncul dari keadaan realita mahasiswa perantauan yang sedang beradaptasi dengan lingkungan barunya. Kondisi baru tersebut cenderung akan berpengaruh terhadap emosionalnya terutama yang memilki kondisi budaya berbeda.

Ketua Tim PKM, Darmawan mengatakan bahwa ide ini muncul dari hasil penelitian mahasiswa yang baru saja berdaptasi dengan lingkungan barunya yang cenderung sulit terbuka dengan orang sekitar.

“Berdasarkan hasil penelitian, mahasiswa perantau mengalami berbagai masalah baik akademik maupun non-akademik yang dipengaruhi oleh perbedaan budaya pada lingkungan asal dan lingkungan tempat merantau, sementara mereka tidak memiliki kepercayaan untuk bercerita pada orang lain sehingga perlu adanya konselor sebaya sebagai salah satu alternatif, terutama pada mahasiswa yang cenderung sulit berkonsultasi pada orang lain,” jelasnya.

Dia juga mengungkapkan alasan dan tujuan diadakan layanan konseling konselor sebaya ini, diharapkan dapat memberikan wadah untuk tetap melakukan konseling meskipun terhalang oleh jarak terutama di zaman pandemi.

“Tujuan dari koseling online ini adalah untuk membantu menyelesaikan masalah mahasiswa perantauan tanpa dibatasi ruang dan waktu terutama pada masa pandemi Covid-19, konseling online menjadi media alternatif yang mampu membantu pelaksanaan konseling, dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun dengan bantuan media elektronik.” ujarnya. (*)

*Reporter: Fitria Indah Saraswati

Share and Enjoy !

0Shares
0 0