Aksi Aliansi Formasi Indonesia tolak UU cipta kerja - Foto.Agatomi-Profesi
Aksi Aliansi Formasi Indonesia tolak UU cipta kerja - Foto.Agatomi-Profesi

PROFESI-UNM.COM – Sebanyak 300 massa dari Aliansi Front Oposisi Rakyat dan Mahasiswa Indonesia (Formasi Indonesia) menggelar orasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar. Kamis, (8/10).

Aliansi Formasi Indonesia ini terdiri dari beberapa organisasi mulai dari organisasi mahasiswa, kepemudaan, nelayan, petani, keperempuanan, dan organisasi masyarakat adat.

Koordinator Demo, Xenos Zulyunico mengatakan mereka menuntut agar Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja yang saat ini telah disahkan menjadi UU untuk segera dicabut. Serta menuntut agar anggota DPRD Sulsel ikut menolak UU Cipta Kerja ini.

“Kami ingin agar ditemui oleh anggota DPRD tapi sejak tadi kami tidak kunjung ditemui oleh salah seorang pun dari anggota DPRD tersebut,” katanya.

Lanjut, mereka juga cukup menyayangkan, aksi mereka tidak ditemui. Padahal seharusnya ada anggota DPRD yang standby untuk bisa menemui mereka dan menampung aspirasi yang mereka tuntut.

“Alasannya tidak jelas, tidak ada anggota DPRD, tidak ada wakil-wakil DPRD, tidak ada pejabat struktural DPRD,” lanjutnya. (*)

*Reporter: Agatoni Buttang/Editor: Fikri Rahmat