Gambar ilustrasi kekerasan terhadap wanita. Foto-ist

PROFESI-UNM.COM Mata Awalia terpaksa lebam dan sulit dibuka akibat pemukulan yang dilakukan seniornya di Fakultas Teknik (FT). Ia menduga, pemukulan tersebut dilakukan karena tidak terima aktivitasnya ditegur, Selasa (22/9).

Awalia mengaku sudah menempuh jalur hukum untuk tindak kekerasan ini. Ia berharap, polisi bisa dengan cepat menangkap pelaku pemukulan yang mengakibatkan sakit di mata kirinya.

“Saya harap kepolisian bisa dengan cepat menangkap pelaku, karena hal ini tidak bisa dibiarkan,” harapnya.

Mahasiswi angkatan 2017 ini juga mengaku sudah mengantongi nama pelaku. Besoknya, ia dan beberapa saksi juga akan datang ke Polsek Tamalate untuk dimintai keterangan lanjutan.

“Besok mau lanjut ke Polsek Tamalate untuk bawa saksi lagi kak,” akunya.

Selain itu, Awalia juga mengatakan ia mendapat dukungan dari Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan (WD III) FT untuk mencari pelaku tersebut. “Katanya mereka mau kerjasama bantu cari keberadaannya ini orang,” katanya.

*Reporter: Muh. Sauki Maulana Siming

Share and Enjoy !

0Shares
0 0