HME Menggelar Aksi Di Depan Gedung Dekanat FT-UNM, Jumat (17/9)

PROFESI-UNM.COM – Pembentukan jurusan baru Teknik Komputer dianggap terlalu tergesa-gesa oleh Himpunan Mahasiswa Elektro (HME) Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (FT-UNM), lantaran masih banyak hal yang mesti terlebih dahulu dibenahi dan dipersiapkan, Jumat, (18/9).

FT UNM secara resmi telah membentuk jurusan Teknik Informatika dan Komputer melalui surat agenda rapat senat fakultas Nomor 14/UN36. 2.2/TU/2020 yang ditandatangani oleh Ketua Senat FT-UNM, Hamsu Gani.

Hal tersebut lalu menuai kontroversi di kalangan mahasiswa. Salah satunya datang dari Ketua Umum HME FT UNM, Askin Darwis. Ia menilai bahwa pembentukan jurusan tersebut sejatinya masih sangat jauh dari kondisi idealnya. Sebab, kondisi media dan pembelajarannya dianggap belum maksimal serta jumlah tenaga pendidik yang masih belum memenuhi syarat.

“Agar memaksimalkan proses pembelajaran, dan medianya seperti laboratorium dan lain-lain. Persiapan tenaga pengajar yang tidak siap dengan pemisahan seperti itu. Tenaga pendidik di Pendidikan Teknik Informatika dan Elektro (PTIK) itu 1:90 dan di aturan idealnya itu 1:40 mahasiswa,” jelasnya.

Tambahnya, Ia juga mengkritik tentang kelas atau ruangan yang sedikit sehingga jadwal perkuliahan sehari-hari saling bertabrakan. Maka dari itu, Ia menyarankan untuk memperbaiki hal tersebut.

”Kenyatannya banyak ruangan yang full dan banyak mahasiswa yang tidak sempat kuliah pada hari itu. Banyak dosen yang saling bertabrakan jadwalnya karena kekurangan tenaga pengajar. Hal-hal seperti itulah yang harusnya dibenahi. Bukan berarti kondisinya yang harus dipisahkan. Koordinasi dan sinergitas yang diperlukan,” pungkasnya.

Ia juga menyayangkan ketergesa-gesahan tersebut terjadi sebab informasi mengenai rapat senat itu baru diumumkan sehari sebelumnya,

“Kami sangat sayangkan karena hal-hal seperti ini selalu dibuat tergesa-gesa. Alasannya, rapat senat baru diumumkan sehari sebelumnya, hal ini terkesan tergesa-gesa,” tambahnya.

Di samping itu, Ketua Prodi PTIK, Mustari Lamada beranggapan bahwa landasan untuk membuat jurusan baru tersebut dilakukan, karena Program Studi PTIK dan Teknik Komputer pada dasarnya sama.

“Teknik Komputer dan PTIK itu kan serumpun kira-kira yah, akhirnya dalam proses perjalanannya senat fakultas itu memutuskan bahwa ini sebaiknya digabung untuk menata kelola lembaga universitas ini,” ujarnya. (*)

*Reporter: Muhammad Resky

Share and Enjoy !

0Shares
0 0