Nana Djamal saat pahamkan pengolahan suara dan jenis vokal untuk broadcaster pemula di DJMTD 2020, Minggu (13/9) - (Foto: Muhammad Ilham Akbar. B)

PROFESI-UNM.COM – Nana Djamal, Presenter i-News TV menjadi pemateri Teknik Penyiaran di hari terakhir Diklat Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Dasar (DJMTD) 2020 yang diadakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Profesi Universitas Negeri Makassar (UNM), minggu (13/9).

Dalam pemaparan materinya, Nana sapaan akrabnya memberikan penjelasan tentang hal-hal teknis dalam penyiaran mulai dari jenis-jenis microphone, pengelolaan suara dan jenis-jenis vokal.

Ia menuturkan untuk berbicara secara normal, kita harus mengingat bahwa terdapat dua vokal yakni vokal basah dan kering yang berbeda penggunannya.

“Vokal basah akan membuat kalimat yang diucapkan tidak terdengar dengan jelaa namun mampu kalian pahami, tujuannya agar vokal yang diucapkan terdengar empuk. Sedangkan vokal kering digunakan untuk memprodukai sebuah kalimat atau siaran, tujuannya terdengar agar terdengar jelas atau tegas,” tuturnya.

Ia juga memberikan tips mengolah suara seperti penggunaan microphone dan menghasilkan audio yang bagus.

“Jangan menarik napas terlalu keras pada saat berbicara, karena hembusan napas akan terekam oleh alat perekam dan sampai pada receiver. Usahakan berlatih terlebih dahulu dengan melakukan peregangan di area mulut,” ucapnya.

Saat sesi tanya jawab, peserta menanyakan tentang syarat-syarat menjadi Presenter apakah harus good looking dan bersuara bagus.

Nana kemudian menegaskan bahwa untuk menjadi seorang presenter bukan harus memiliki paras yang menawan, namun yang penting ialah harus enak di pandang dan camera face.

“Bukan harus cantik banget, setidaknya enak dipandang agar saat kalian menyimak berita kalian juga merasa tertarik. Biasanya juga ada orang good looking banget tapi nggak kamera face,” tuturnya.

Lebih lanjut, Nana juga menambahkan tentang suara seorang presenter tidak harus kayak penyanyi, tetapi paling penting tidak terdengar cempreng dan bisa di dengar dengan jelas.

“Suara bagus nggak harus kayak penyanyi, tapi yang penting nggak terdengar cempreng dan intonasinya jelas,” tambahnya.(*)

*Reporter: Annisa Puteri Iriani

Share and Enjoy !

0Shares
0 0