Fahrizal Syam saat mebawakan materi mengenai Teknik Wawancara dan Seni Menulis Berita dalam DJMTD LPM UNM – Foto.Ilham Raihan
Fahrizal Syam saat mebawakan materi mengenai Teknik Wawancara dan Seni Menulis Berita dalam DJMTD LPM UNM – Foto.Ilham Raihan

PROFESI-UNM.COM – Teknik Wawancara dan Seni Menulis Berita, menjadi materi ketiga dalam  Diklat Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Dasar (DJMTD) yang dibawakan oleh Jurnalis Tribun Timur, Fahrizal Syam. Kegiatan ini berlangsung melalui aplikasi Zoom Meeting yang digelar oleh LPM Profesi Universitas Negeri Makassar (UNM).

Fahrizal menyampaikan bahwa materi ini merupakan sebuah materi dasar yang dibutuhkan oleh seorang wartawan terlebih bagi pemula serta sebuah bekal dasar bagi calon reporter.

“Materi ini bisa dikatakan materi paling dasar karena sebelum mengenal pers kemampuan dasar oleh seorang reporter adalah menulis berita,” ujarnya.

Menyambung hal tersebut, Ia juga menjelaskan kalau seni menulis berita itu sebaiknya dan lebih ideal jika langsung terjun langsung kelapangan untuk mempraktekkannya. Namun,  menyikapi pandemi yang ada pemateri berharap peserta tidak menghilangkan esensial dari  materi ini.

“Seni menulis berita bagusnya dan idealnya langsung kita lakukan secara langsung atau praktik tapi saya berharap ini tidak mengurangi esensi materi kita,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fahrizal jurnalis Tribun Timur ini mengatakan bahwa wawancara tidak hanya dipakai dalam media. Namun, pada dasarnya wawancara adalah proses untuk mengumpulkan informasi secara spesifiknya.

“Wawancara tidak hanya dipakai dalam media, intinya wawancara adalah proses tanya  jawab dengan orang lain atau narasumber. Jadi, intinya wawancara itu proses tanya jawab untuk mencari informasi,” tuturnya. (*)

*Reporter : Kristiani Tandi Rani

Share and Enjoy !

0Shares
0 0