Hand Sanitizer. Foto-Ist

PROFESI-UNM.COM – Sejak wabah Covid-19 Hand Sanitizer merupakan sebuah hal yang sudah menjadi hal lazim untuk kita bawa kemana-mana. Tapi kamu tau tidak ternyata hand sanitizer dapat dibuat dari bahan alami loh.

Berikut beberapa bahan alami untuk membuat Hand Sanitizer:

1.Kayu Manis

Kayu manis (Cinnamon sp.) berfungsi terutama sebagai antimikroba terhadap mikroorganisme patogen pada manusia dan tanaman. Ada berbagai jenis kayu manis, salah satunya adalah Cinnamomum burmannii. Aktivitas antimikroba pada kayu manis dikaitkan dengan kandungan cinnamaldehyde, alkaloid, flavonoid, eugenol, kumarin, steroid, saponin, tanin, dan fenol. Kandungan utama minyak atsiri kayu manis adalah coumarin (13,39%), eugenol (17,62%), dan cinnamaldehyde (60,72%) yang memiliki efek anti bakteri.

2. Alga Hijau

Alga hijau (Spirulina Platensis) merupakan organisme multisel yang memiliki banyak manfaat dalam bidang farmasetik ataupun kosmetik. Manfaat alga hijau (Spirulina Platensis) di antaranya adalah melindungi tubuh dari radiasi UV, whitening agent, antioksidan, antibakteri, sintesis kolagen dan antikanker. Antioksidan dapat melindungi kulit dari kerusakan radikal bebas yang diakibatkan oleh paparan sinar UV ataupun paparan bahan kimia yang dapat merusak kulit.

3. Lidah Buaya

Lidah buaya (Aloe vera) merupakan tanaman yang memiliki daging daun yang dapat digunakan sebagai gel (bahan dasar suatu sediaan). Alkohol masih digunakan sebagai antiseptik dalam gel Hand sanitizer lidah buaya, namun dalam kadar lebih kecil. Pembuatan Hand sanitizer lidah buaya dilakukan dengan mempersiapkan lidah buaya sebagai bahan utama karena lidah buaya mempunyai fungsi sebagai antiseptik dan antiinflamasi

4. Daun Alpukat

Ekstrak daun alpukat memiliki kandungan senyawa kimia alkohol, flavonoid, saponin dan tanin. Semua formula gel hand sanitizer yang mengandung ekstrak etanol daun alpukat memenuhi kriteria evaluasi stabilitas sediaan sehingga mendapatkan formula yang stabil, aman, dan nyaman digunakan. Formulasi 3 yang mengandung ekstrak etanol daun alpukat 15%, dengan carbopol 0,3 g sebagai gelling agent, gliserin 6 mL, TEA 0,2 mL, methyl paraben 0,18 g, propyl paraben 0,02 g, methol 0,05 g dan aquadest 60 mL relatif stabil dalam penyimpanan dan relatif disukai. (*)

*Reporter: Annisa Asy Syam. A /Editor: Dewan Ghiyats Yan Galistan